miemhypinky's Blog

ALLAH ga Buta… ALLAH ga Lupa….

ALLAH Maha MENGETAHUI… ALLAH Maha ADIL…

 

Astagfirullah Al-Adzim….

Sampai saat ini, Hanya kata itu yang bisa saya ucapkan berkali-kali dalam hati…

Bermula dari kejadian di pagi hari itu, setiba dikantor saya langsung mengeluarkan ponsel dari tas dan hendak memasukan kedalam laci mmeja kerja saya. Secara tidak sengaja saya melihat IM dari salah satu sahabat saya. Awalnya percakapan biasa ajah, sekedar tanya kabar dan say hello…. dan kemudian berlanjut ke pembicaraan yang mungkin dari awal sudah dia tunggu-tunggu.

Sahabat saya, sebut ajah Aliah *yang tenyata id IM-nya telah di bajak oleh orang lain* meminta tolong meminjam sejumlah uang untuk di transferkan ke No. Rekening salah satu Bank Swasta ternama yang dia berikan kepada. Tanpa berfikir panjang, saya meng-iyakan dan langsung mengirimkan sejumlah yang di minta. Setelah saya konfirmasi bahwa transaksi berhasil, dia kembali meminta tolong untuk mengirimkan sejumlah uang, yang tentu saja dengan jumlahnya 2x lipat lebih besar… Masya ALLAH, dengan gampangnya saya pun langsung mengiyakan dan melakukannya. Yang terlintas dipikiran saya saat teman itu memnita tolong hanya pikiran bahwa di tempat dia tinggal, masih terlalu pagi untuk keluar rumah untuk sekedar transfer, toh dia juga janji 1jam lagi bakal balikin uang yang dia pinjam. Saya hanya berfikiran, selama uang ada direkening dan belum butuh yntyk segera digunakan tidak masalah dipakai untuk membantu teman yang lebih membutuhkan…

Nah, disinilah letak kecerobohan dan keteledoran saya… saya tidak berfikiran untuk konfirmasi teman, meski hanya lewat sms or nelpon…. saya hanya berinisiatif mengambil foto bukti transaksi dan mengirimkan ke bbm dia…. Saya baru sadar telah menjadi korban penipuan setelah teman pemilik id IM menerima foto transaksi yang saya kirimkan…. Masya ALLAH, saya hanya bisa lemas dan bingung untuk beberapa saat…. Betapa tidak, dengan mudahnya ssaya terperdaya!! Ibarat kata : ”Bagai Kerbau di Cucuk Hidung”…

Setelah terdiam beberapa saat, saya berusaha untuk menelpon Call Centre Bank tempat saya membuka rekening untuk menblokir transaksi yang baru saja saya lakukan. Innalillahi, semua tidak bisa di Cancel….

Setelah saya kembali keruangan, ternyata oknum yang telah menipu saya sudah mengirimkan begitu banyak pesan dan dengan terus terang mengatakan bahwa dia telah menipu saya… Alhamdulillah, meskipun dia telah menipu saya setidaknya dia masih beritikad baik untuk mengakui perbuatannya. Dan dia juga mengatakan bahwa dia terpaksa karena sangat butuh uang sehingga harus menipu saya untuk mendapatkan uang… awalnya dai berjanji akan segera mengembalikan uang saya begitu barang yang dia jual *dibeli dengan uang dari saya* sudah laku… Hemmmmp, saya masih berusaha untuk memaafkan dia untuk perlakuannya pada saya.

Sorenya, sang pelaku mencoba menghubungi saya meminta tolong untuk mengirimkan email bukti transaksi. Saya masih berharap dengan m,embantunya, dia melihat niat baik saya dan akan mengembalikan uang tersebut, akhirnya saya mencoba mengirimkan bukti transaksi yang dia minta plus foto bukti transaksi yang sudah saya ambil pagi harinya.

Selain mencoba untuk tetap berkomunikasi dengan si peminjam *terlalu kasar kalau mengatakan penipu karena setiap dia menghubungi saya dia menyebut “yang pinjam uang mba mimi”…. *, saya juga tetap berusaha menghubungi Bank agar transaksi bisa dibatalkan, saya juga mencoba menghubungi beberapa teman yang kemungkinan bisa membantu… Masya ALLAH, benar-benar tidak ada jalan untuk membatalkannya. Akhirnya saya benar-benar pasrah dan ikhlas, mungkin uang tersebut memang hak orang lain yang ALLAH titipkan pada saya. saya hanya mencoba  berintrospeksi diri, mungkin sedekah yang saya keluarkan masih kurang….

Sampai saat ini, sudah lewat batas waktu yang dia janjikan, uang yang dia pinjam *istilah dia* belum juga masuk ke rekening saya. Saya pun coba menghubunginya, dan dia mengatakan bahwa paling lamabt 2hari lagi. Saya pun mencoba percaya dengan apa yang dia katakan *mencoba tetap berprasangka positif*. Beberapa kali dia juga coba hubungi saya dengan no telpon saya dan mencoba meyakinkan bahwa uang akan tetap dia kembalikan. Insya ALLAH. Namun, sampai saat ini sudah 2 hari berlalu dari kejadian itu… Sudah beberapa kali saya mencoba mengecek rekening saya dan saldo belum juga berubah…

Saya hanya berusaha untuk ikhlas, kalau memang uang itu bukan rejeki saya berarti ALLAH telah mengambil titipannya dari saya. Jangankan uang dan harta, nyawa pun akan diambil oleh pemiliknya bila sudah waktunya… Jangan sampai kehilangan harta membuat kita gundah dan sedih berkepanjangan…

Kejadian ini cukup kita jadikan sebagai pelajaran untuk lebih berhati-hati…

Seperti kata orang tua, pengalaman SANGAT BERHARGA dan HARUS dibayar dengan MAHAL…. Cukuplah kejadian ini menimpa saya, dan menjadi pelajaran buat kita semua.

Hikmah dari kejadian yang saya alami :

  • Motif penipuan sangat beragam saat ini, berhati-hati dan waspadalah…. terutama bila ada teman yang memninta bantuan berupa uang baik melalui media Jejaring Sosial seperti FB, YM dll… sebiaknya konfiemasi kepada yang bersangkutan melalui telpon or SMS.
  • ALLAH skadang menegur Hambanya dengan sedikit sentilan, agar bisa lebih berhati-hati!! Percaya pada sesama boleh saja, namun tidak ada salahnya untuk tetap WASPADA!
  • Semua yang kita miliki dalah titipan dari ALLAH, kapan saja ALLAH bisa mengambilnya dengan cara apapun… Jangan sampai kehilangan Harta mambuat kita menjadi bersusah hati.

 

ALLAH ga Buta!!!! Dia melihat setiap tindakan Hambanya…

ALLAH ga Lupa!!!! Dia mengingat semua yang Hambanya telah perbuat….

Ada malaikat-Nya yang mencatat amalan baik dan buruk, dan Kelak kita semua akan menerima Hizab atas apa yang telah kita perbuat…

ALLAH Maha Mengetahui!!! Dia tau akan Niat dan Tujuan yang Hambanya lakukan…

ALLAH Maha ADIL!!! Dia akan membalas semua amalan Hambanya, baik dan Buruk…

Tidak perlu menunggu Akhirat, di Dunia pun balasan atas kebaikan dan keburukan akan kita dapatkan dari lingkungan sekitar kita… Dan akan ada hari dimana kita akan menerima semua balasan atas kebaikan…

Insya ALLAH, JANJI ALLAH itu PASTI!!!! ALLAHU AKBAR!!!

Desain Exterior Rumah Mungil Minimalis

Posted by: miemhypinky on: 8 Desember 2010

Awalnya, hanya berniat investasi dengan membeli rumah yang sederhana. Mengingat keterbatasan dana (maklum gaji kuli kecil) jadi hanya bias beli rumah mungil dengan ukuran 50/120m2. Setelah hunting dan ninjau langsung ke lapangan, alhamdulillah dapet rumah dengan posisi yang cukup strategis, tidak terlalu ditengah kota, dekat dengan terminal bus antar kota, jarak dengan pusat perbelanjaan dan rumah sakit sangat dekat (ini salah satu faktor utama) serta posisi rumah yang kata sales marketingnya sih golden view (weuw….. gag ngerti juga maksudnya mungkin karena letaknya yang menghadap langsung ke danau, xixixi). Yang jelasnya, dengan letak rumah yang ada, kalaupun sampai terjadi banjir di kompleks perumahan rumah ini tidak akan mengalami banjir (Semoga, Amiiiin)…

Untuk kepemilikan rumah ini, apalagi pembeliannya melalui fasilitas KPR maka ada beberapa tahapan yang saya lalui untuk Kepemilikan rumah ini yaitu :

  1. Menetukan Rumah yang ingin dibeli (Tipe, Luas serta Lokasi Rumah) sesuai dengan keinginan dan kebutuhan.
  2. Pembayaran DP sebesar 20% dari total harga rumah.
  3. Pengurusan Berkas Untuk Pengajuan KPR (sangat terbantu oleh pihak Developer , thanks to mba Kristin untuk bantuannya ^^ )
  4. Pengajuan KPR ke Bank Mandiri dengan suku bunga 8,8% fix 1 tahun (Subsidi dari PROPERNAS sebesar 2% jadi untuk tahun pertama hanya membayar 6,8%)
  5. Tahap akhir setelah Pengajuan KPR disetejui ialah Proses Pembangunan Rumah.

Nah, tahap terakhir ini yang menginspirasi saya untuk akhirnya mulai lagi menulis diblog ini… wik wik wik…. Soalnya, beberapa hari ini sibuk diskusi dengan mas amir (kakak terbaik dan juga pengelola architectaria.com nih… Lumayan, Konsultasi ama ahlinya secara gratiiiis ^^ )

Sekedar gambaran, rumah mungil yang saya beli ini luas bangunan yaitu 50 dengan luas tanah 120m2. Terdiri atas 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, beranda yang juga berfungsi sebagai tempat menerima tamu, dapur, dan taman (depan dan belakang). Desain rumah ini dapat kembangkan lagi dalam bentuk layout baru yang tentunya sesuai dengan kebutuhan.  Awalnya sih, nego ama developernya bagaimana kalau model rumah tidak sesuai dengan model/ desain yang dibuatkan oleh developer, ternyata tidak bias… yaaaah, mau tidak mau saya mengikuti model namun tetap berkreasi dengan warna cat exteriornya…

Ini Nih Gambar Denah, Bentuk dan Warna Rumah Aslinya

Setelah beberapa kali diskusi dengan mas amir. Kesimpulan akhirnyanya  untuk  desain exterior rumah minimalist ada beberapa hal yang diperhatikan yaitu : Warna Cat Dasar dan Bentuk bangunan yang tampak minimalis dan simpel namun tetap nampak menarik.

Dengan melihat desain dasar yang telah disediakan oleh pihak developer maka saya memutuskan hanya bermain di warna serta menambhakan beberapa ornamen untuk menampilkan kesan minimalis pada rumah.

  • Warna Cat Exterior  :
Ini Untuk Rencana Desain Untuk Warna Exterior
  1. Warna dasar rumah, saya mengganti dari warna kuning terang menjadi warna abu terang (light grey). Sedangkan warna kombinasi saya mengganti dari warna abu-abu menjadi warna orange.

  2. Warna Kanopi : Putih
  3. Warna Genteng / Atap : Diganti dengan warna coklat.
  4. Warna Pilar dan Kamprot : Diubah menjadi abu-abu tua.
  5. Warna Frame Jendela dan Pintu : Diubah menjadi warna coklat tua

Selain mengenai warna, beberapa perubahan juga saya lakukan pada fisik rumah, yaitu :

  • Kamprot / Rabatan : Akan dipasang/ditempel batu alam/batu candi. Biasanya batu alam dan batu paras dijual dalam bentul lembaran (Gambar Kiri)
  • Pilar : Rabatan pada pilar akan dihilangkan dan dibuat polos dan dipasangi batu alam / batu paras, nantinya bisa dipermanis dengan tumbuhan rambat) (Gambar Kanan).

Contoh dinding yang di kamprot/Rabatan dan Pilar dengan batu alam
dipermanis dengan tumbuhan rambat


  • Frame Jendela dan Daun Pintu : Warna putih diganti menjadi warna coklat atau merah maroon sebagai finishing kusen dan panil pintu memberikan kesan teduh dan lebih alami.
Rencana untuk Frame Jendela dan Pintu
  • Bentuk Jendela : Bentuk yang awalnya terdiri dari 3 pieces saya minta dibuat simple menjadi 1 pieces (nantinya akan dipasangkan teralis).
Gambar Bentuk Jendela Awal dan Rencana Bentuk Setelah diubah


Selain beberapa poin diatas, ada beberapa hal juga yang rencananya akan saya tambahkan pada rumah ini nantinya seperti taman di depan dan belakang. Untuk taman dihalaman depan rumah, mungkin nanti bentuknya cukup minimalis dan simpel mengingat space yang tersedia terbatas. Namun lahan dibelakang rumah yang masih tersedia cukup luas,  memungkinkan saya untuk berkreasi  membuat taman dengan dinding batas belakang dijasikan sebagai air terjun dengan taman kecil serta menambahkan gazebo dengan model minimalis)…

Wuiiiiih, rencana semua sudah cukup matang tinggal tunggu dana semoga bisa mencukupi semuanya.

Itu sekilas tulisan saya tentang rencana untuk membuat desain exterior rumah mungil minimalis saya. Untuk saat ini, tahap pembangunan rumah sudah mencapai 40%. Doakan yah semoga bisa rampung secepatnya… Amiiiin

Untuk desain interiornya pun sebenarnya sudah saya diskusikan dengan mas amir dan pihak yang membangun rumah. Namun, tulisannya akan menyusul setelah rumahnya sudah jadi dan sudah bisa menunjukkan gimana hasil kreasi desain interior saya. ^^v

 

** Beberapa Foto dalam tulisan ini saya unduh dari Internet sebagai Referensi saya dalam mendesain Rumah Idaman saya…. ^_~

PT. GBP Raih sertifikat Management Terintegrasi MLK3

Posted by: miemhypinky on: 29 November 2010

Sistem Management Terintegrasi yang diterapkan oleh PT. Gunungbayan Pratamacoal meliputi tiga sistem yaiu : Sistem Managemen Mutu : ISO 9001, Sistem Managemen Lingkungan : ISO 14001 dan Sistem Managemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja : OHSAS 18001.

Pada acara penganugerahan sertifikat ISO 9001, ISO 14001 dan OHSAS 18001 yang diadakan di kantor site PT. Gunungbayan Pratamacoal pada tanggal 26 November 2010, sertifikat diserahkan langsung oleh

Sales & Marketing PT. SGS – Indonesia Mr. Mike Bruinsma kepada Direktur PT. Bayan Resources, Tbk – Soedjoko Tirto Soekotjo. Dalam acara tersebut, hadir pula HSE Manager PT. Bayan Resources, Tbk – Syamsudin Halik, perwakilan dari PT. Gunungbayan Pratamacoal yaitu : Site Manager – Tai Kok Meng, Kepala Teknik Tambang – Yuris Syiarudin, HSE Coordinator – Wahyudin serta perwakilan dari Sub Kontraktor antara lain dari PT. Petrosea, Tbk, PT. BUMA, PT. UT, PT. AEL, PT. Cakra Jawara.

Penganugrahan sertifikat untuk Integrated Management System Mutu: ISO 9001, Lingkungan : ISO 14001, dan K3 : OHSAS 18001 ini merupakan pencapaian / keberhasilan PT. Gunungbayan Pratamacoal dalam memenuhi semua requirement dalam Sistem Management Terintegrasi, baik pada Audit tahap awal pada tanggal 20-22 April 2010 maupun untuk Audit tahap kedua yang dilaksanakan pada tangal 9-13 Agustus 2010. Pelaksanaan audit dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh aktivitas di areal PT. Gunungbayan Pratamacoal telah dilakukan sesuai dengan prosedur dan memenuhi standar yang telah ditentukan serta telah diukur dan dapat dipantau secara periodic. Seluruh aktivitas yang ada saling terkait satu sama lain, mulai dari tahap Explorasi, Pembebasan Lahan, Civil Work, Penambangan, Pengangkutan, Pencucian, Crushing, hingga pengiriman kepada Pelanggan. Selain itu pula, seluruh aktivitas yang menyangkut Lingkungan dan Kesehatan dan Keselamatan Kerja juga masuk dalam Lingkup yang harus memenuhi requirement berdasarkan Standar Internasional.

Ini Foto Penyerahan Sertifikatnya

(Ki - Ka : Site Manager, S&M Manager PT. SGS, Dirut PT. Bayan Resources,
HSE Coordinator dan KTT PT. GBP)

 

Direktur PT. Bayan Resources, Tbk dalam sambutannya mengungkapkan bahwa peraihan sertifikat terintegrasi Mutu : ISO 9001, Lingkungan : ISO 14001, dan K3 : OHSAS 18001 merupakan pencapaian yang sangat baik dan prestasi yang membanggakan bagi PT. Gunungbayan Pratamacoal mengingat kompleksnya aktivitas kerja serta umur tambang yang telah beroperasi kurang lebih 11tahun. Dengan diraihnya sertifikast sistem terintegrasi ini, menjadikan PT. Gunungbayan Pratamacoal perusahaan tambang yang dapat bersaing di kancah internasional. Lebih lanjut, direktur PT. Bayan Resources, Tbk menyampaikan bahwa dalam penerapan system terintegrasi ini, kedepannya merupakan tantangan bagi PT. Gunungbayan Pratamacoal untuk terus meningkatkan system kinerja produksi serta mutu dan tetap memperhatikan aspek lingkungan serta kesehatan dan keselamatan kerja di PT. Gunungbayan Pratamacoal.

Inti dari pada penerapan Sistem Terintegrasi Management Mutu, Lingkungan dan K3 adalah bahwa PT. Gunungbayan Pratamacoal akan terus meningkatkan produksi dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan menjaga Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Harapan kedepannya, hal ini akan terus berjalan secara berkesinambungan agar dapat memberikan dampak yang positif bagi PT. Gunungbayan Pratamacoal dan masyarakat sekitar.

** FYI ajah yah, ini tulisan ada termuat loh dalam Koran : KALTIM POST…. lumayan boo’, selain muncul di web bisa juag di baca oleh seluruh Orang Kal Tim… xixixi ^_~v

ini kenampakannya di koran (emangnya hantu… ;) )

sekalian juga dah, ditampilin beberapa foto di balik layar Persiapan Acara Penyerahan Sertfikatnya…

^ Ini untuk acara gladi bersihnya yah…

 

^ ini untuk acara pada hari H… yang di tampilkan yg Gokilz ajah yah :)


Ini dibonusin fotoq... xixixi ^^v

…CinTaQ PaDaMu…

Posted by: miemhypinky on: 31 Oktober 2009

SubHanaLLaHYa Allah, jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu, agar bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu.

Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta, jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku pada-Mu

Ya Allah, jika aku jatuh hati, izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu, agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.

Ya Rabbana, jika aku jatuh hati, jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling pada hati-Mu.

Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu, rindukanlah aku pada seseorang yang merindui syahid di jalan-Mu.

Ya Allah, jika aku rindu, jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku merindukan syurga-Mu.

Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu, janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhirmu.

Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu, jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia kepada-Mu.

Ya Allah, jika Kau Halalkan aku merindui kekasih-Mu, jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu.

Ya Allah, Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu, telah berjumpa pada taat pada-Mu, telah bersatu dalam dakwah pada-MU, telah berpadu dalam membela syariat-Mu. Kokohkanlah ya Allah ikatannya. Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan nur-Mu yang tiada pernah pudar. Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu.

——————-

Jika… dan berandai-andainya terpaksa dicoret. Karena berandai-andai tidak baik.

MengenaL LebiH dekat wanita taurus…*ehm ehm*

Posted by: miemhypinky on: 26 Oktober 2009

Cewek Taurus necH ^_*Sensual tapi biang tidur. Jujur tapi senang pakaian mahal. Bagaimana kita memahaminya?

Inilah pesona wanita Taurus. Dalam dunia yang penuh dengan keputusan-keputusan temporer, perubahan yang cepat dan keadaan yang berbeda, ia tampil sebagai seorang pembebas. Secara fisik, wanita taurus biasanya cukup langsing, dengan struktur wajah persegi, dan tulang pipi tinggi, dihiasi dengan mata cantik, tidak terlalu besar tapi bersorot lembut dengan pelupuk mata yang berat, sehingga kesannya seperti ‘biang tidur’.  Matanya yang bundar memancarkan sinar kecerdasan dan keingintahuan. Wanita Taurus umumnya lucu dan menyenangkan, pembawaan yang penuh keyakinan diri, ditambah dengan sikapnya yang penuh kepastian, menjadikannya nampak sangat sensual bila dikaitkan dengan soal seksual. Kalau Anda perhatikan lebih detil, wanita Taurus memiliki leher lumayan pendek dan penuh, tapi hidungnya kecil. Telinganya pun mungil dan cantik, menempel pada sisi kepala. Mulutnya yang tergolong lebar memiliki bibir berbentuk indah dan sangat ekspresif. Sedangkan rambut baginya merupakan citra diri yang sangat menonjol. Sebab rambutnya memang berbentuk bagus, hitam legam, dan lebat. Lebih dari itu, pada dahinya terbentuk semacam puncak yang membelah dahi jadi dua, cuma seringkali ia tutupi dengan poni atau jambul. Ciri lain wanita Taurus dapat anda kenali dari bentuk tubuhnya yaitu pinggul bulat, punggung lebar, serta buah dada yang berbentuk tegak dan lumayan besar.

Sikap terhadap Teman

Wanita yang gemar pada keindahan ini pintar menciptakan persahabatan. Dia akan betah duduk berjam-jam sambil mendengarkan cerita dan segala macam persoalan Anda. Bagaimanapun juga, seandainya Anda hanya butuh simpati, dia akan memberikan apa yang Anda harapkan. Namun bila dia sungguh tertarik dan merasa bahwa ada cara untuk membantu, maka dia akan berusaha membantu tanpa peduli betapa sulit persoalan yang anda alami itu. Dia memang jenis wanita yang selalu siap menghadapi orang dengan aneka kecemasan dan ketegangan, dan bisa dengan mudah membuat mereka kembali menjadi santai. Meskipun begitu, terhadap teman dia bisa bersikap begitu posesif, dan akan menempatkan diri sebagai penasehat anda. Ia akan berusaha keras meyakinkan anda bahwa dia tahu bagaimana cara menemukan kunci hidup bahagia bagi anda. Dan anda pun tahu, 99 % yang dikatakannya memang benar. Anda pun akan tahu bila mengenalnya lebih jauh, bahwa Taurus adalah orang yang tidak suka bergantung pada soal-soal kecil. Wanita ini berpembawaan tenang, kalem, dan memiliki semacam mesin logika yang kuat. Ini membingkai dirinya dalam setiap upaya mencapai tujuan. Dia sangat ulet tapi tidak suka pada perubahan. Namun bila anda tidak hati-hati, mungkin tanpa sengaja anda bohong padanya, anda tak sempat menunggu kemarahannya. Asal anda tahu, wanita ini bisa demikian marah jika anda tidak menepati janji atau bohong padanya. Dan naik pitamnya hanya akan reda bila ada alasan yang bisa diterima akalnya.

Tak Suka Memelas

Yang menjadi keistimewaan wanita Taurus, dia tidak memiliki apa yang dinamakan senjata wanita. Dalam keadaan apa pun, tak ada tipuan-tipuan, tak ada pandangan memelas maupun air mata. Dia wanita seratus persen, tapi dengan jalan pikirannya sendiri. Banyak wanita Taurus yang pembawaannya sangat bertentangan dengan jenis wanita manja, meskipun kadang sikapnya tampak manja pada orang yang ia sayangi. Sebab ia selalu sanggup mengelola dan mengatasi hidup pribadinya maupun orang lain dengan baik. Mungkin anda pun perlu tahu, ia biasanya suka pada barang-barang mahal tapi kuat. Aneh. Ia memang bisa mengendalikan diri untuk tidak memiliki yang macam begitu, tapi toh bila keadaan memungkinkan, dia akan mengisi lemarinya dengan pakaian berharga mahal, bagus yang awet. Bahkan kalau kebetulan dia tidak lahir dalam limpahan harta, dia akan menabung agar bisa memiliki apa yang diinginkannya. Khususnya bila barang-barang itu berwarna pink, warna buah ceri, kuning terang ataupun biru mencolok. Bagaimana dalam hal parfum? aroma yang disukainya ialah bau segar, alamiah, dan beraroma bunga/buah. Wanita ini memang tergolong sangat memperhatikan kebersihan. Tak heran bila anda menjumpainya demikian riang menikmati aroma alam setelah diguyur hujan; segar dan bersih.

Pecinta Alam

Kalau anda ingin tahu dimana wanita jenis ini suka menyembunyikan diri, masuklah ke galeri, khususnya yang menyimpan karya-karya kontemporer. Dia senang bisa menikmati permainan warna yang dipergunakan secara eksplosif maupun kesan yang mendalam pada lukisan. Seni pahat menimbulkan daya tarik padanya. Kalau tidak, anda dapat menjumpainya sebagai pengacara yang baik. Ia akan sangat terfokus akan pekerjaannya sampai ia memiliki alasan kuat untuk menghentikan proyek yang ditanganinya. Meskipun demikian wanita dengan zodiak ini tidak cocok untuk bidang administrasi. Dia cenderung lamban, walau selalu bekerja tuntas dan ingin sempurna. Mengelola tanah pertanian atau perkebunan juga akan menyenangkan hatinya, mungkin karena dia suka pada alam. Ia memiliki bakat besar untuk bekerja di dunia perbankan karena wanita Taurus memang ditakdirkan memiliki penciuman ganda kalau berhadapan dengan uang. Yang menarik, dimana saja dan kapan saja, anda akan menyaksikan wanita ini terlibat di dalam aktivitas yang berkaitan dengan soal seni. Bisa jadi sepanjang hari dia telah bekerja keras membanting tulang, tapi malam hari secara kreatif dia masih menghabiskan waktu dengan melukis. Koleksi buku juga menjadi kegemarannya, di samping musik klasik. Yang jelas wanita dengan zodiak ini membenci kesibukan. Hal ini tercermin dalam cara dia berjalan; tidak buang-buang waktu, tapi rileks dan menikmati hidup sebagaimana adanya. Ia menjalani hidup sesuai dengan putaran arus kehidupan. Bagi wanitaTaurus, uang bukanlah faktor paling penting dalam kehidupan. Ia berpikir bahwa uang hanyalah cara untuk mendapatkan kehidupan yang layak. Ia merasa lebih puas ketika berhasil mencapai tujuannya dari pada hidup ditengah kemewahan dan baju indah.

Jangan Pernah Bikin Ia Marah

Ada yang tak dapat anda abaikan, perasaan cinta bagi wanita ini adalah sesuatu yang berlangsung dalam waktu lama dan tak mudah dilupakan. Ketika pasangannya telah merasa letih untuk mencapai sukses, menyerah pada kondisi dan siap berhenti untuk berjuang demi cinta, wanita ini tidak pernah merasa lelah sebab ia tergolong kedalam wanita yang setia dan konsisten terhadap komitmen, dengan kata lain wanita taurus adalah pasangan yang paling setia dalam menjalani suatu hubungan. Ketergantungan secara total, itulah yang menjadi sifatnya dan ia tak pernah menyimpang dari keyakinan itu. Ia adalah wanita yang teguh dalam pendirian dan mempunyai prinsip yang kuat dalam memegang komitmen. Ia adalah orang yang sabar, tetapi selalu membutuhkan hal baru yang dapat menarik perhatiannya. Ia memiliki kesabaran dengan apa yang ia ingin lakukan dan tidak akan pernah menyerah sampai ia berhasil mencapainya. Sebagai objek cinta, anda tak ubahnya sebagai berita yang baru dibacanya kemarin. akan selalu menjadi hal yang menarik baginya. Namun, jika sampai timbul marahnya, sebaiknya anda lupakan saja semuanya. Sebab perasaannya telah berubah menjadi dingin, beku, dan dia tak ingin memberi kesempatan kedua bagi anda. Pendeknya, anda harus keluar dari hidupnya tanpa ada kesempatan untuk memperbaiki diri. Jika dia marah, ia tidak akan memperlihatkannya, dan akan memendamnya sendiri untuk waktu lama,dan akan mengingatnya satu persatu dengan tajam. Jika dia benar benar marah kepada anda, dia akan menjadi orang yang benar-benar asing untuk anda. Itulah sifatnya, sederhana dan ingin kemurnian.

Romansa Wanita Taurus

Jika anda menyukai wanita yang banyak berpikir mengenai cinta dan romansa, maka anda memilih cewek yang salah. Anda tidak akan pernah dapat menahannya dirumah, ia suka bekerja dan tidak suka bekerja di dalam rumah. Cinta ada dikepalanya, tetapi kebebasan ada dalam jiwanya. Ia memiliki ide sendiri mengenai cinta dan takut untuk menunjukkan perasaannya yang paling dalam karena takut ditolak. Ia bukan tipe yang suka berbicara mengenai cinta, tetapi ia memiliki cara yang khusus untuk menunjukkan betapa besar cintanya kepada anda melalui hal-hal kecil, seperti menyiapkan segala kebutuhan anda ataukah memanjakan diri anda dengan sangat telatennya. Ia tidak pandai menunjukkan kapan ia jatuh cinta, tetapi jika ia mencintai anda, ia akan benar-benar jujur kepada anda, lebih jujur daripada wanita lainnya. Ia akan jujur kepada orang yang dicintainya, tetapi pada saat itu juga ia kelihatan seakan menjauh. Anda akan memiliki hubungan baik dengannya, jika anda memberikan kebebasan, biarkan dia pergi bersama teman-temannya jika ia memang ingin. Ia akan sangat berbeda dengan kebanyakan cewek, dan dia berpikir bahwa berbeda adalah salah satu keunikan dia. Ia adalah figur publik, tetapi tidak dimiliki oleh siapapun. Ia tidak akan bersama dengan anda jika dipikirnya anda tidak tulus dan bisa menerima ia apa adanya. Cintailah dirinya, tapi jangan keterlaluan karena ia takut bahwa hal itu akan membatasi kemerdekaannya. Ia selalu mencolok dikeramaian karena sesuatu yang digunakannya untuk ‘menantang’ anda. Ia akan selalu ingat cinta pertamanya, ia tidak perduli mengenai apa yang dipikirkan orang lain mengenai dirinya, tetapi ia berpikir bahwa segala sesuatu harus dilakukan demi “Kebahagiaan”. Ia memiliki banyak teman yang sesuai dan ia yakin dengan kemampuan dirinya sendiri, maka anda akan sangat sering melihat dia berhenti untuk berpikir sebelum melakukan sesuatu. Jika anda menjaga jarak darinya, atau pergi selama beberapa hari, ia akan lebih tidak memperdulikan anda. Ia tidak akan pernah mengecewakan anda atau bersembunyi di belakang anda untuk mempermalukan anda, tetapi ia adalah tipe yang akan mengatakan apa adanya secara kepada anda bila ada yang tidak berkenan dengan keinginannya. Jika ia memikirkan masalah sesuatu, ia akan segera melakukannya. Ia memiliki banyak penggemar yang siap melamarnya, karena tantangan pada dirinya yang selalu berubah. Ia dapat menjadi orang yang manis dan lucu, tetapi kemudian menjadi dingin dan keras. Tidak ada istilah halus atau berlangsung sebentar saja dalam hal citarasa maupun perasaannya. Hal ini bukan sifat agresif, melainkan kepastian yang benar. Juga karena wanita berzodiak ini memiliki dasar kejujuran dan ketulusan hati sebagai manusia, yang mengisi hidupnya dengan integritas dan arti.  Yang pasti, wanita Taurus sangat terbuka terhadap ide dan pemikiran tentang alam. Anda akan mendapat sambutan hangat bila mengajaknya berjalan-jalan di alam bebas. Ia menyukai tipe cowok yang memiliki karakter kuat, sederhana namun tampak cerdas, tetapi bukan karakter yang menyaingi dirinya. Jika anda seorang politikus yang sedang mencari istri, ia akan sangat cocok, karena ia cerdas dan dapat bergaul dengan baik dengan berbagai lapisan masyarakat. Ia juga bukan tipe pencemburu, karena ia harus tahu secara menyeluruh sebelum menerima anda dalam kehidupannya. Ia memiliki keingintahuan yang lebih hebat mengenai kehidupan dari pada sekedar bertanya tanya pada anda apakah anda sekarang sedang main mata dengan orang lain. Dan pria yang jantan di tengah alam adalah yang menarik baginya. Andakah itu?

*disadur dari berbagai sumber… just for spend my times*

4 Tips dan Trik Kencan Online

Posted by: miemhypinky on: 25 Oktober 2009

Di era digital seperti sekarang ini, tak mengherankan jika seseorang mencari pasangan yang ia inginkan melalui browsing atau chatting di Internet.

Tidak sedikit pula dari mereka yang berhasil melanjutkan hubungan tersebut ke jenjang pernikahan. Namun, kami mempunyai beberapa tips dan trik agar Anda tidak salah langkah dalam memulai kencan online, seperti dilansir Stylecaster, Sabtu, 24 Oktober 2009.

Membuat profil Anda

Ketika membuat sebuah profil tentang diri Anda, jangan lupa cantumkan apa saja ketertarikan dan hobi Anda. Karena, dua hal ini merupakan bagian terpenting sebagai “pintu masuk” bagi lawan jenis untuk mengenal Anda lebih jauh lagi.

Tetapi, jangan terlalu banyak memasukkan informasi tentang diri Anda, misalnya apa aktivitas favorit Anda ketika weekend, di mana lokasi berlibur favorit Anda, acara TV favorit, dan sebagainya. Sebab, bisa-bisa Anda akan kebingungan untuk mencari topik bila bertemu langsung dengan si dia nantinya.

Apa yang perlu dilihat dari profil si dia?

Ketika melihat sebuah profil seseorang, pastikan Anda membaca secara penuh dan cari tahu apa yang bisa membuat Anda tertarik. Segala sesuatunya tidak selalu semata-mata berdasarkan pada foto, seperti yang kita tahu, penampilan bisa saja menipu.

Memilih pasangan berdasarkan fisiknya memang langkah utama, tetapi Anda juga perlu melihat dalamnya si dia. Siapa tahu Anda mempunyai ketertarikan yang sama, misalnya sama-sama gemar mengoleksi DVD atau lagu, dan semacamnya.

Lalu, apa yang harus diwaspadai?

Beberapa hal perlu juga diwaspadai, termasuk foto-foto yang dipajangnya pada profil. Jangan cepat percaya bahwa foto-foto tersebut up-to-date. Anda tentu tidak mudah tertipu dengan orang-orang yang tidak mengganti fotonya dalam 10 tahun.

Kalau Anda mencari pasangan serius, Anda juga perlu berhati-hati dengan isyarat halus mereka yang hanya mencari kesenangan semata. Mereka bisa saja terlihat putus asa ketika chatting, tetapi kenyataannya mereka sangat bersemangat untuk mencari cara agar bisa meniduri Anda.

* Jangan memaksakan diri

Jika dalam sebuah kencan online, Anda merasa tidak cocok atau nyambung dengan pasangan Anda, lebih baik tidak diteruskan, hanya gara-gara ingin dibilang sopan. Inilah kelebihan kencan online, Anda bisa memfilter, siapa yang ingin Anda ajak ngobrol dan tidak. Dan, Anda pun tidak perlu kecewa jika Anda ditinggalkan siapa pun dengan kondisi yang sama.

Jangan sia-siakan waktu Anda dengan mengejar orang yang anda anggap tidak cocokt. Waktu adalah segalanya, Anda harus cepat bertindak. Masih banyak pria-pria / wanita – wanita lain yang lebih bisa menghibur Anda, baik melalui online atau pun bertemu langsung.

Hari iNi..Kemarin..seKaRang..Esok…….

Posted by: miemhypinky on: 20 Oktober 2009

Hari iNi… tepaT seTaHuN yaNg LaLu.. saat sMua aSa&HaRaPan PORAKPORANDA oLeh kenyataaN yang sangat sulit untuk ku terima… semua seolah direngut dariKu, kebahagiaan, Harapan, mimpi indah…

Hari iNi… seMua masiH daLaM KetidaKpasTian.. smua maSiH ga pasTi… ketiKa ku aJuKan tanya untuK meMastiKan seMua… taK aDa jaWaB yaNg kuDaPat, smuanya hanya melahirkan kekecewaan baru! smua hanya terus menambah duka yang menggantung!!! apaKaH mesti seperti ini teRus,,, saMpaI KaPaN??? aPa aKu masiH harus di siNi hiNgga RAGA&RASA ini menGeriNg daN KaKU!!!

Hari iNI… seTaHuN KeMudiaN.. aKaNKah sMuanya sesuai dengan HarapaNKu??? akaNKah doa itu beRbuaH manis??? ataU Hanya meLahirKan keCewa dan meMiNtaq UntuK keMbaLi berSaBaR… menuNggu Hingga engKau beNaR2 menunJukKan janjiMu Ya ALLAH… tentaNg keBaHagiaaN yang aBadi itu??? aPaKaH itu beNaR ada… ataU baHagia yg Kau JanJikaN hanya aNgan baGiku???

Kadang diri iNi inGin BeroNtaK!!! meNentaNg sMua KeteTaPanMu… menoLaK sMua UjiaN-uJiaN KeciL daRi-Mu ya ALLAH… AstagHfiRuLLAH,,, aMpuNi Hamba YA ALLAH… Hamba hanya maNusia biasa yG peNuh deNgaN keTerbaTasaN… punYa naFsu dan keingInaN yg KadanG teRLaLu muLuk!

YA ALLAH,,, sMoGa BaHaGia yg Kau JanJikaN iTU aDaLah JANNAH-mu… Kalau meMang itu, insYa ALLAH aKu aKan siaP meNantinya YA ALLAH.. mesKipuN harus teRtaTih di duNia Yg faNa ini unTuK meraih BaHagia yG KeKaL YA ALLAH… RidHoi Hamba Ya ALLAH!!!

BimBing HaMba YA ALLAH untuK meRaIH JANNAH mu… BeriKaN HAMBA RaHmaTMU YA ALLAH!!! KuaTkaN iman iNi selaLu YA ALLAH… tunTun HamBa untuk selaLu TaKwa padaMU YA ALLAH!!!

Serpihan aSa & HarapaN

Posted by: miemhypinky on: 15 Oktober 2009

Cinta,  Engkau Bagaikan Embun Pagi Yang Menyejukan Hati Ini
Cinta,  Engkau Bagaikan Sinar Mentari Yang Menerangi Hati Ini
Cinta,  Ku Mohon Janganlah Engkau Berpaling Dari Diriku
Cinta,  Engkaulah Jantung Dari Hidupku Yang Fana ini

Kini Cinta Itu T’lah Pergi Meninggalkan Diriku Dan Mimpi – Mimpiku
Cinta itu Pergi Karena Kesalahan yan T’lah Ku Perbuat
Akankah Cinta Itu Akan Kembali Padaku?
Kini Hanya Serpihan ASA dan HARAPAN Yang Tersisa

Kini Ku Hanya Bisa Berharap Tuhan Akan Memberikan Kesempatan

Untuk Menyayanginya Sekali Lagi Dalam Hidupku
Kini ku Hanya Bisa Berdoa Agar Dia Selalu

Dalam Perlindungan Dan Karunia Sang Pencipta
Sampai Waktu Ku Untuk Hidup T’lah Habis

Tak Akan Ada yang Bisa Mengganti Dirinya Dihatiku

Harapan & KenyataaN

Posted by: miemhypinky on: 14 Oktober 2009

Ada bayang yang tak pernah pergi
Ada nama yang s’lalu mendiami
serta seutas wajah yang menerangi
Pada hati…bangkitkan semangat diri
tuk lalui hari-hari

Meski kutau…

Bagimu takkan mungkin lagi ada diriku
Tetap saja kubiarkan engkau

Mendiami seluruh taman asa
Di antara kuntum bunga mawar

yang pernah ada diantara kita
Merekah indah diantara

‘harap dan nyata’

Ada keyakinan yang tak terbeli
Oleh ribuan hari-hari penantian hati
Susuri hidup… walau tertatih seorang diri
Dan kau tetap disana, diami sudut paling sunyi
Dan suci…

Masih…

Posted by: miemhypinky on: 13 Oktober 2009

P1014505Masih…ku masiH berdiri disini

Sejak engkaU meLangkaH menJauH peRgi

Hingga Rambut ini muLaI keriNg dan Kusam

Masih… taK ku temui EngkaU Kembali, hingga Kini!

Letih… rasa itu teRkaDang daTng dan meneMani PenanTianKu

Namun Raga ini beLum maTi, masiH berdiRi dan BertaHan

HingGa jiWa terus saJa meMinta tuK menunggumu disini!

samPai enGkaU HadiR,,,

saMpaI Larut peNantian menJadi baGiaN daRi taKdir…

dan eNgkaU meMaNg buKan unTuk-Ku!!!

You Were Mine

Posted by: miemhypinky on: 13 Oktober 2009

I can’t find a reason to let go
Even though you’ve found a new love
And she’s what your dreams are made of
I can find a reason to hang on
What went wrong can be forgiven
Without you it ain’t worth livin’ alone
Sometimes I wake up crying at night
And sometimes I scream out your name
What right does she have to take you away
When for so long you were mine
I took out all the pictures of
Our wedding day
It was a time of love and laughter
Happy ever after
But even those old pictures have
Begun to fade
Please tell me she’s not real
And that you’re really coming home to stay
Sometimes I wake up crying at night
And sometimes I scream out your name
What right does she have to take your heart away
When for so long you were mine
I can give you two good reasons
To show you love’s not blind
He’s two and she’s four and you know
They adore you
So how can I tell them you’ve changed
Your mind
Sometimes I wake up crying at night
And sometimes I scream out your name
What right does she have to take your heart away
When for so long you were mine
I remember when you were mine

puisi “diatas SaJadah ciNta”

Posted by: miemhypinky on: 22 Maret 2009

Sambil menatap ke kaki langit
Kukatakan padanya
Di sana, di atas lautan pasir kita akan berbaring
Dan tidur nyenyak sampai Subuh tiba
Bukan kerana ketiadaan kata-kata
Tetapi kerana kupu-kupa kelelahan
Akan tidur di atas bibir kita
Besok, oh cintaku, besok
Kita akan bangun pagi sekali
Dengan para pelaut dan perahu layar mereka
Dan kita akan terbang bersama angin
Seperti burung-burung
***

SelingkuH bikiN JantUngan

Posted by: miemhypinky on: 25 Maret 2009

Persoalan selingkuh tidak bisa dianggap enteng dan biasa. Ginekolog dan konsultan seks Boyke Dian Nugraha dalam seminar bertema Love, Sex and Harmony mengungkap, dua dari tiga pria di Jakarta selingkuh.

Sebaliknya, “Di Jakarta ini juga dua dari lima perempuan pernah selingkuh,” kata Boyke menambahkan. Menurut Boyke jika pasangan, salah satu atau dua-duanya, memiliki Pria Idaman Lain atau Wanita Idaman lain maka pasangan tersebut bisa stres. Perkawinan terancam bubar dan berantakan.
Bagi pasangan suami isteri yang mempunyai selingkuhan, hidupnya akan diliputi stres. Hal itu berakibat pada kehidupan keluarga juga pada anak-anak. “Tidak jarang kita mendengar ada pria yang meninggal mendadak di hotel akibat serangan jantung saat berkencan dengan simpanannya, ” kata Boyke. Itu terjadi, kata Boyke, karena stres memberi sumbangsih pada penyakit jantung.
Stres akan semakin berat ditanggung ketika perselingkuhan itu menghasilkan janin dalam kandungan. Karena selingkung diartikan sebagai hubungan seks di luar perkawinan resmi, kata Boyke, maka bisa saja janin hasil perselingkuhan itu dikandung oleh mereka yang sudah menikah resmi maupun yang belum menikah.
Biasanya jika terjadi kehamilan, pihak wanita akan berusaha mengguggurkan kandungan dengan berbagai cara, ungkap Boyke. Mereka ini, tambah Boyke, bertindak dalam tekanan stres dan setelah melakukan juga tetap mengalami perasaan itu. Karena tindakan itu merupakan pembunuhan.
Selain itu, kata Boyke, anak-anak yang dibesarkan di lingkungan keluarga di mana orangtuanya ada yang memiliki selingkuhan akan tumbuh menjadi anak yang sulit diatur, berandal, dan tidak jujur. Bahkan mereka mengganggap ketidakjujuran dalam perkawinan sebagai hal yang lumrah
(Ini artikel miemhy sadur Dari Berbagai Sumber)

Tani Harapan, 15 Desember 2008

snapshot05821:35

Hujan di Relung Hati

Malam ini… ntah untuk yang kesekian kalinya… aku bingung, sedih, kalut, dan bimbang… Entah, perasaan aneh yang berkecamuk dalam relung hati semakin membuatku galau!!!

Hujan yang turun sejak sore tadi, semakin menguatkan nuansa duka yang kurasakan. Bulir air yang menggenang di pelupuk mata kutahan untuk tidak mengalir dan membasahi pipi. Cukuplah tangis itu terpendam dalam hati. Biarlah hati ini yang merasakan betapa perihnya semua kenyataan ini, jangan sampai ada yang tau bagaimana luka ini begitu menyiksa batin dan mengerogoti setiap senti dari ragaku. Sekian lama aku bekubang dengan perasaan itu, sampai aku hapal dan tau betul bagaimana harus bersikap saat rasa itu kembali muncul.

Sakit, sakit yang teramat perih yang membuatku sulit untuk tidak bersahabat dengannya. Yang membuatku mampu tersenyum getir dengan penuh kebohongan dan kemunafikan hanya untuk menutupi luka hati ini. Agar tidak ada tatapan iba yang di hujamkan padaku ketika tau kenyataan yang kualami.

Oooooh Ya Allah……

Apa benar cinta itu tak pernah hilang… apa cinta itu benar-benar telah mengkaram di palung hati yang paling dalam… entahlah, aku sendiri masih bingung dengan semuanya…

Aku ingin mengadu dann bercerita pada mu Ya Allah… aku hanya ingin menagis dalam sujud di setiap sholat yang ku panjatkan… aku takut Ya Allah, apa rasa cinta ini akan membuatku menghianati Cintaku padamu… Tolog aku Ya Allah… Berikan aKu kekuaTan…… kuaTkan hatiku untuk seLalU mendeKatkaN diri padamu, Limpahkan aku kesabaran dalam mengHadapi semuaNya dalam bimbinGan kasiH sayang dan ridHo_mu…

LuV U ALLAH… alWays…

puisi tanpa judul

Posted by: miemhypinky on: 19 April 2009

Pagi yang buta..bisu tanpa kata
Berharap terik namun terbata pun tanpa makna
Begitu terasa hadirnya cinta
Kokoh bertengger, anatar maya dan nyata
Kutatap swnja perlahan mengikis cahaya
Berganti malam mengantar bintang dan bulan, lukisan semesta
Renungkan cinta berjuta bahasa tak tertata
Akankah pagi esok jua tanpa kata???

by kk CD

Kamu!!! Kamuu!!! Kamuuu!!!!

Posted by: miemhypinky on: 3 Mei 2009

Ku pejamkan mata ini unTuk bisa meRaba sePerti apa kaMu!!!

Binggung, seperti apa ku harus mendeskripsikan kamU!!!

KamU yang dUlu begiTu dekaT, yang seOlah detak janTung dan aLiran daraHq adalaH kamu! setiaP heLa naFasq dan denyut nadiKu selaLU tenTang kamU!

Tapi kini….

UntUk bisa menginggaTmu pun begiTu sUsah..bukan tanPa alasan…

Semua tentaNg kamu, sempat memBuatq saKit yang tak terperi…

Betapa tiDaK, di saaT ku memBuTUHkan kamu lebiH dari sebelumnya…

Di saat itu pula kaMu memutuskan untuk meLepaskan Genggaman tanganmu…

Kamu, yang saat itu kuanggap sebagai satu-satunya sumber kekuatanku..

Dalam kacaU dan galau yang kualami, yang seharusnya disana kamu ada untuk menuntun dan menguatkanku…

Berbagi duka bersama…seperti yang sLama ini kita yaKini “MELALUI SUKA & DUKA BERSAMA”…

Tapi ternyata…sikapmu tak seHebat PemiKiranMu…Lakumu tak seIndaH retoRikaMu… MentaLmu tak setangguh ragaMu…KomitmenMu tak seTeguh ImanMu!!!

Smuanya hanya kata-kata…yang belum sempat Kita buktikan bersama kehebatannya!!!

Kamu…

Satu haL yang kamu lupa…

Kamu… bukan kamu satu-satunya!!!

KepergianMu akhirnya menyadarkanku…

Ternyata selama ini, ku telah salah…kesalahan yang amat!!!

Ternyata, bukan kamu sumber kekuatanku!

Bukan kamu yang menuntun dan selalu menguatkanku!

Bukan…itu Bukan kaMu!!!

Kamu bukan apa-apa & bukan siapa-siapa!!!!

Kamu terlalu kecil untuk bisa melakukan hal itu padaku!!!

Hanya Kekasih sejatiku yang mampu melakukanNya padaku…

Hanya ALLAH SWT,- yang sangguP melaKukan semuanya untukKu!!!

Hanya ALLAH SWT,- yang akan selalu menuntunku dan menjadi sumber kekuatanKu!

Hanya ALLAH SWT,- yang menjadi detak jantung dan mengalir dalam aliran darahKu!

Hanya ALLAH SWT,- yang ada pada setiaP heLa naFas dan denyut nadiKu!

 

Terima kasiH ya ALLAH!!!

Memang selalu ada hikmaH dari semua peristiwa!

Dan inilah caraMu untuk menunjukkan semuanya padaku!

JaLur  yang terjal, berliKu, peNuh riaK dan Jeram Berbatu… naMun di ujung saNa…

Ku menemukanNya Ya ALLAH!!!

SubhanallaH.. JanJiMu nyata Ya ALLAH…

Seandainya boleh Ya ALLAH…

Ku hanya ingin memninta 1 Hal…

Berikan aku ketetapan haTi unTuk teTap ISTIQOMAH Ya ALLAH…

Jangan Biarkan lagi ku jauh dariMu!!!

Ku takkan sanggup untuk jauh lagi dariMu Ya ALLAH…

Jangan… jangan biarkan ku menhianati cintaMu Ya ALLAH…

CukuP sudaH!!!!

Ku takkan sanggup lagi bila kau meninggalkanKU!!!

Jika Allah Menarik Perhatian Kita

Posted by: miemhypinky on: 7 Juni 2009

Assalaamu ‘alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh

Sahabat…
Dikisahkan, seorang mandor bangunan sedang bekerja di sebuah gedung bertingkat.
Suatu ketika ia ingin menyampaikan pesan penting kepada tukang yang sedang bekerja di lantai bawahnya.
Mandor ini berteriak-teriak memanggil seorang tukang bangunan yang sedang bekerja di lantai bawahnya,
agar mau mendongak ke atas sehingga ia dapat menjatuhkan catatan pesan.
Karena suara mesin-mesin dan pekerjaan yang bising,
tukang yang sedang bekerja di lantai bawahnya tidak dapat mendengar panggilan dari sang Mandor.
Meskipun sudah berusaha berteriak lebih keras lagi, usaha sang mandor tetaplah sia-sia saja.

Akhirnya untuk menarik perhatian,
mandor ini mempunyai ide melemparkan koin uang logam yang ada di kantong celananya ke depan seorang tukang yang sedang bekerja di lantai bawahnya.
Tukang yang bekerja dibawahnya begitu melihat koin uang di depannya,
berhenti bekerja sejenak kemudian mengambil uang logam itu, lalu melanjutkan pekerjaannya kembali.
Beberapa kali mandor itu mencoba melemparkan uang logam,
tetapi tetap tidak berhasil membuat pekerja yang ada di bawahnya untuk mau mendongak keatas.

Tiba-tiba mandor itu mendapatkan ide lain,
ia kemudian mengambil batu kecil yang ada di depannya dan melemparkannya tepat mengenai seorang pekerja yang ada dibawahnya.
Karena merasa sakit kejatuhan batu, pekerja itu mendongak ke atas mencari siapa yang melempar batu itu.
Kini sang mandor dapat menyampaikan pesan penting dengan menjatuhkan catatan pesan dan diterima oleh pekerja dilantai bawahnya.

Sahabat yang baik, untuk menarik perhatian kita manusia sebagai hambaNya,
Allah seringkali menggunakan cara-cara yang menyenangkan,
maupun kadangkala dengan pengalaman-pengalaman yang menyakitkan.
Allah seringkali menjatuhkan “koin uang” atau memberikan kemudahan rejeki yang berlimpah kepada kita manusia,
agar mau mendongak keatas,
mengingatNya,
menyembah-Nya,
mengakui kebesaran-Nya
dan lebih banyak bersyukur atas rahmat-Nya.

Tuhan seringkali memberikan begitu banyak berkat, rahmat dan kenikmatan setiap harinya kepada kita manusia,
agar kita mau menengadah kepada-Nya dan bersyukur atas karunia-Nya.
Namun, sayangnya seringkali hal itu tidak cukup membuat kita manusia untuk mau mendongak keatas,
mengingat kebesaran-Nya,
menengadah kepada-Nya,
mengagungkan nama-Nya
dan bersyukur atas rahmat-Nya.

Karena itu, kadang-kadang Tuhan menggunakan pengalaman-pengalaman menyakitkan,
seperti musibah,
kegagalan,
rasa sakit,
kelaparan
dan berbagai pengalaman menyakitkan lainnya untuk menarik perhatian manusia agar mau mendongak keatas.
Menarik perhatian untuk mau menengadah kepada-Nya,
menyembah kepada-Nya,
mengakui kebesaran-Nya
dan bersyukur atas rahmat-Nya.

Dengan demikian, pengalaman-pengalaman menyakitkan yang kadang kala diterima manusia,
hendaknya diterima sebagai peringatan dari Tuhan untuk menarik perhatian kita.
Hendaknya hal itu membuat kita semakin mempererat hubungan dengan Allah atau “habl min Allah.”
Hendaknya hal itu mengajarkan kita untuk mengakui kebesaran dan kekuasaan Allah,
dan menyadarkan kita adalah makhluk-Nya yang sangat lemah dan tidak berdaya.

Sahabat yang baik, sudah begitu banyaknya rahmat dan berkah Allah senantiasa mengalir setiap detiknya kepada kita semua manusia.
Seperti memiliki pekerjaan yang baik,
memiliki kesehatan yang kita rasakan,
kelengkapan panca indra yang menopang kehidupan kita,
mendapatkan rejeki yang kita nikmati setiap hari,
keluarga yang bahagia yang kita miliki dan lain sebagainya.
Semua itu sesungguhnya adalah rahmat dan berkah dari Allah SWT yang tak ternilai harganya.
Kini apakah Anda akan segera menengadahkan wajah kepada-Nya, ataukah menunggu Allah menjatuhkan “batu” kepada kita ?.

Firman Allah:
Dan apabila Kami memberikan NI’MAT kepada manusia, ia BERPALING dan MENJAUHKAN DIRI; tetapi apabila ia ditimpa MALAPETAKA maka ia banyak BERDO’A. (QS. 41:51)

Wassalam

 

mieCHAY

 

New DaY Has ComE

Posted by: miemhypinky on: 6 Juni 2009

BiSMiLLaHirroHmaNiRroHim…

 

New daY Has COME!!!!

sMoGa ALLAH SWT slaLu me-RidHoi sMuaNya…

insYa ALLAH sMuaNya meNdaPaT beRkaH dan RaHmaT…

 

Ya ALLAH…

aKu pasraHkaN seMuaNya paDamu…

sMoga ini smUa ini, meruPaKaN niKmaT yg kaU JaNjiKaN,,,

unTuK HAMBAmu yG seLaLu berSaBaR daN taWaKKaL aKaN ketetaPaNmu…taBaH daLaM menJaLaNi sGaLa coBaaN!!!!

 

smoga ini buKaNLaH uJiaN beruPa keNiKmaTan…

KaLaUpuN ini uJiaN daRimu Ya ALLAH…tuNtuN daN BimBinGLaH daKu agaR maMpu meNjaLaNi dan MeLewatinYa…

seHinGga diRiku taK menJadi HaMba yaNg taKaBbUr daN KhUFuR aKaN nIKmatMu…

 

Ya ALLAH…

seSuNggUHnYa enGkaU maHa meNgeTaHui yaNg terbaiK bagi HaMbaMu..

maKa,,,,berikaNLaH aQ yaNg terBaIK…

 

amiiin…amiiin…amiiin Ya RobbaL Alamiiin…

LUV U ALLAH…:)

Seindah-indah_nya Bunga…

Posted by: miemhypinky on: 19 Juli 2009

mie (230) Hampir dari semua kita menyukai bunga. Bunga banyak di pakai sebagai hiasan pada acara-acara tertentu misalnya pernikahan, sebagai pajangan cantik disudut rumah, digunakan untuk mempercantik pernak pernik, hingga dalam pembuatan parfum. Didalam sebuah kembang bunga terdapat banyak rahasia kebesaran Allah. Dibalik keindahan bunga, lebih indah lagi penciptanya, yaitu Allah. FABIAYYIAALAA IROBBIKUMAA TUKAZZIBAAN” : “Maka nikmat tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan”. Bahkan dari sebuah bunga saja, kita bisa meresapi betapa indahnya kebesaranNya.

Sungguh tidak ada satu pun yang di ciptakan Allah sia-sia. Sebuah bunga itu mekar bukan tanpa maksud, tidak hanya satu kata ”indah” bukan!. Bunga pun mempunyai maksud khusus dalam perkembangannya. Tujuan utama bunga bagi tanaman itu sendiri ialah untuk menghasilkan buah. Pembuahan dilakukan agar dapat memperbanyak bunga yang tumbuh. Bunga juga berguna untuk memikat serangga yang akan membantu proses penyerbukan melalui bau khasnya. Lihatlah,bagaimana dengan kita? Apa tujuan penciptaan kita? Di mulai dari proses pembentukan janin dalam rahim seorang ibu yang begitu rumit dalam kepala manusia namun begitu kecil dengan kekuasaan Allah. Mari kita kembali merenungi tujuan penciptaan kita kedunia ini, tidak lain dan tidak bukan hanyalah untuk beribadah kepada Allah Subhanallahu wa ta’ala. Hal ini tercantum dalam firman-Nya (QS Adz-Dzariyat 51 : 65), ”Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada Ku“.

Sering kita mendengar perumpamaan wanita dengan sebuah bunga. Lalu pertanyaannya, samakah wanita shalilah dengan bunga?. Menurut saya, jika kita mendata kesamaan dan perbedaannya, jauh lebih banyak perbedaannya. Tidak, kita tidak sama dengan bunga, namun kita lebih indah dari pada bunga! Apa sebabnya? Bukankah bunga adalah tanaman yang keindahannya adalah untuk semua orang yang melihatnya, yaa ukhti? Namun kita berbeda. Kita akan semakin indah justru jika keindahan kita tertutup rapi. Keindahan kita ada untuk sebuah maksud yang suci. Jika kita di ibaratkan bunga, hanya akan ada sebuah kumbang yang boleh menikmati keindahan dan wanginya. Kita para muslimah adalah bunga yang terpelihara. Bunga yang dipersiapkan untuk memasuki sebuah taman yang akan disirami indahnya iman. Sungguh indah rahasia Allah. Sungguh nikmat aturan-Nya dalam memuliakan kita para wanita. Sungguh suatu kebahagiaan yang tak terkira jikalau keindahan yang menawan itu beserta kenikmatan lebur dalam sebuah ikatan suci yang di Ridhoi olehNya. Ya benar, keindahan kita akan semakin terasa indah dalam sebuat ikatan pernikahan. Indah dan wangi nya kita hanya untuk suami yaa ukhti. Kita akan semakin mekar di pupuk dan disirami dalam taman yang di ridhoi. Seperti halnya bunga dengan keragaman jenis keindahan dan wanginya, seperti itu pulalah wanita dengan keragamannya. Namun tidak mengapa, kita akan menjadi bunga terindah untuk para suami. Jika wanita ibarat bunga, masing-masing kumbang mempunyai bunga miliknya dan tidak akan menikmati keindahan bunga lain selain bunga miliknya.

Begitulah indahnya ajaran islam. Tidakkah ingin kita menjadi “bunga terindah” yaa ukhti? Tidakkah kita ingin menjadi bunga dalam indahnya taman surga Allah? Pernahkah kita membayangkan menjadi incaran para hamba Allah yang shalih di negri abadi sana?Tidakkah ingin meraihnya?saya yakin tidak ada yang menolaknya. Namun sayang, mahar surga itu sangatlah mahal. Jalan menuju jannah-Nya dipenuhi onak berduri sementara jalan menuju neraka itu di penuhi nafsu dan syahwat. Wahai para wanita, para bunga terindah, jangan menebar harum wangimu karna itu hanya membuatmu tidak akan mencium bau surga. Jangan menebar keindahan karna itu hanya semakin menjauhkan diri dari surga. Janganlah kita terlena terhadap para penyeru fitnah dan perusak kaum wanita yang akan memalingkan kita dari kenikmatan dan kemuliaan surgawi.

Sungguh indah para bidadari dunia yaitu WANITA SHOLIHAH. Jika mereka belum bersuami mereka menjaga dirinya, menaati Allah dan rasulnya dan orang tuanya menjadi ladang amalnya. Jika mereka telah bersuami, maka itu akan semakin menambah semangatnya meraih surga dengan berbakti terhadap suaminya. Para wanita yang mengejar surga ingat akan sabda Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam : “Perhatikanlah bagaimana hubunganmu dengan suamimu karena ia(merupakan) Surgamu dan Nerakamu”1. Dalam sabda Nabi yang lain : Jika seseorang wanita shalat lima waktu, puasa di bulan (Ramadhan), menjaga kemaluannya, dan taat kepada suaminya, maka akan dikatakan kepadanya: ”Masuklah kamu ke dalam surga dari pintu surga mana saja yang kamu kehendaki”2.

Begitu banyaknya firman Allah maupun hadits yang bercerita tentang indahnya bidadari surga. Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala telah membuat para laki-laki rindu akan surga dengan para bidadari jelita nan bermata jeli. Lalu bagaimana dengan kita para wanita dunia? Ketahuilah bahwa bidadari surga akan cemburu dengan para wanita dunia. Karena apa? Karena ibadah wanita dunia kepada Allah Subhanallahu wa Ta’ala. Subhanallah… tidakkah kita ingin menjadi jauh lebih jelita dibandingkan bidadari surga?

Janji Allah benar adanya. Kehidupan dunia ini akan segera berakhir dan kehidupan akhirat sana adalah kekal. Akankah kita rela mengganti kenikmatan surga nan kekal dengan kehidupan yang sementara ini? Mari kita kembali ke fitrah. Ada banyak jalan menuju surga dan seiring dengan itu pula banyak jalan menuju neraka. Gunakanlah kesempatan selagi masih diberi, karma umur itu teramat singkat dan teramat sayang untuk di sia-siakan. Seindah-indahnya bunga, kita para wanita jauh lebih indah. Jadilah “bunga” terindah di dunia dan “bunga” terindah di taman surga-Nya.

 

*catatan:

[1] Hadits shahih: Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah (VI/233, no. 17293), an-Nasa-i dalam ‘Isyratin Nisaa’ (no. 77-83), Ahmad (IV/341), al-Hakim (II/189), al-Baihaqi (VII/291), dari bibinya Husain bin Mihshan radhiyallaahu ‘anhuma. Al-Hakim berkata, “Sanadnya shahih”.

[2] HR. Ahmad dalam Musnadnya (1573), hadist hasan lighairihi, Shahihut Targhib wat tarhib (1932)

Janganlah Merasa Besar

Posted by: miemhypinky on: 21 Juli 2009

Seseorang melapor kepada Imam Ahmad :

“Wahai Imam Ahmad, semalam saya menunaikan sholat malam, saya pun menangis tersedu-sedu. Sehingga rumput yang ada di sekelilingku pun seakan tumbuh karena tangisku.”

Imam Ahmad berkata : “Sungguh, seandainya engkau tertawa terbahak-bahak tapi engkau mengakui dosamu itu lebih baik daripada engkau menangis tersedu-sedu tapi kemudian engkau merasa besar. Sesungguhnya amalan orang yang ujub itu tidak akan pernah naik ke langit…”
(Lihat : Ighotsatul Lahfan/Madarijus Salikin, Ibnul Qoyyim Al-Jauziyah).

Kisah di atas mengabarkan kepada kita bahwa amalan yang dilakukan dengan perasaan bangga atau ada perasaan besar setelah mengerjakannya, justru membuat amal itu sia-sia dan tidak bernilai.

Sebab bangga (ujub) adalah penyakit perusak amal, sekaligus bibit dari kesombongan.

Bangga atau merasa paling baik bisa muncul karena beberapa hal :
1. Bisikan Syetan

Seringkali syetan membisikkan ke dalam diri kita perasaan “wah” atau perasaan hebat seusai kita melakukan sedikit saja dari sebuah ketaatan.

Kita baru saja bisa merutinkan sholat malam selama beberapa hari saja, lalu kita sudah merasa yang paling hebat.

Kita baru saja bisa membiasakan untuk berpuasa sunnah, maka kemudian kita sudah merasa yang paling hebat.

Kita baru saja bisa mengkhatamkan Al Qur’an sekali dalam setiap bulan, lalu kita sudah merasa paling hebat, dan lain sebagainya. Karena itu, waspadalah terhadap bisikan syetan.

Selalu ingatlah pepatah “di atas langit, masih ada langit”. Jangan pernah merasa bangga atas amalan-amalan kita, karena kalaupun kita ingin menghitungnya, apalah arti semua itu dibandingkan amalan orang lain? Seharusnya kita dapat melihat dan merenungi, mengapa mereka yang memiliki amalan yang jauh lebih berkualitas daripada kita tak pernah merasa bangga akan amalannya? Tapi, kita? Yang baru bisa sholat malam beberapa hari saja sudah merasa hebat?

2. Pujian

Pujian tak diragukan membuat seseorang menjadi besar kepala dan lupa diri. Pujian kalau tidak disikapi dengan baik justru akan menghancurkan orang yang dipuji.

Oleh karena itu syariat menganjurkan agar kita menaburkan debu ke muka orang yang memuji. Kembalikanlah pujian itu kepada Dzat yang telah menciptakan kita. Karena memang hanya Dia-lah satu-satunya yang patut menerima pujian itu.

3. Posisi dalam Masyarakat

Kadang dalam hidup bermasyarakat, ada di antara kita yang kemudian diposisikan di “atas”, dituakan dan dijadikan sandaran bagi yang lainnya. Tidak ada salahnya memang, tapi hal ini rawan terhadap perasaan ujub (merasa paling baik).

Orang kemudian akan menaruh hormat, akan mengadukan semua persoalannya kepada kita dan sebagainya, sehingga hal ini akan menimbulkan perasaan bahwa dirinya paling baik daripada yang lainnya.

Dudukkanlah diri berada di tengah-tengah masyarakat umum sekalipun kita menjadi petinggi mereka. Jangan sampai seolah kita duduk di atas kepala mereka. Mengapa kita tidak pernah ingat, siapa yang telah memberikan kita kedudukan tersebut?

Akhir kata, beramal bukanlah untuk dibanggakan kepada manusia. Karena kebanggan yang hakiki itu adalah kebanggaan kelak ketika kita dapat dikumpulkan dengan barisan orang-orang yang ikhlas di padang masyar yang sedang mengantri tiket menuju syurga.

Referensi : http://miemhypinky.wo.com

Tanda Husnul Khatimah

Posted by: miemhypinky on: 22 Juli 2009

Penulis: Al-Ustadzah Ummu Ishaq Al-Atsariyyah

Meninggalkan dunia yang fana ini dalam keadaan husnul khatimah merupakan dambaan setiap insan yang beriman, karena hal itu sebagai bisyarah, kabar gembira dengan kebaikan untuknya. Al-Imam Al-Albani rahimahullahu menyebutkan beberapa tanda husnul khatimah dalam kitabnya yang sangat bernilai Ahkamul Jana`iz wa Bida’uha. Berikut ini kami nukilkan secara ringkas untuk pembaca yang mulia, disertai harapan dan doa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar kita termasuk orang-orang yang mendapatkan husnul khatimah dengan keutamaan dan kemurahan dari-Nya. Amin!

Pertama: mengucapkan syahadat ketika hendak meninggal, dengan dalil hadits Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, ia menyampaikan dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

مَنْ كَانَ آخِرُ كَلاَمِهِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ دَخَلَ الْجَنَّةَ

Siapa yang akhir ucapannya adalah kalimat ‘La ilaaha illallah’ ia akan masuk surga.” (HR. Al-Hakim dan selainnya dengan sanad yang hasan1)

Kedua: meninggal dengan keringat di dahi.
Buraidah ibnul Hushaib radhiyallahu ‘anhu ketika berada di Khurasan menjenguk saudaranya yang sedang sakit. Didapatkannya saudaranya ini menjelang ajalnya dalam keadaan berkeringat di dahinya. Ia pun berkata, “Allahu Akbar! Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَوْتُ الْمُؤْمِنِ بِعَرَقِ الْجَبِيْنِ

Meninggalnya seorang mukmin dengan keringat di dahi.” (HR. Ahmad, An-Nasa`i, dll. Sanad An-Nasa`i shahih di atas syarat Al-Bukhari)

Ketiga: meninggal pada malam atau siang hari Jum’at, dengan dalil hadits Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhuma, beliau menyebutkan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَمُوْتُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَوْ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ إِلاَّ وَقَاهُ اللهُ فِتْنَةَ الْقَبْرِ

Tidak ada seorang muslimpun yang meninggal pada hari Jum’at atau malam Jum’at, kecuali Allah akan menjaganya dari fitnah kubur.” (HR. Ahmad, At-Tirmidzi. Hadits ini memiliki syahid dari hadits Anas, Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhuma dan selain keduanya, maka hadits ini dengan seluruh jalannya hasan atau shahih)

Keempat: syahid di medan perang. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَلاَ تَحْسَبَنَّ الَّذِينَ قُتِلُوا فِي سَبِيلِ اللهِ أَمْوَاتًا بَلْ أَحْيَاءٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُونَ. فَرِحِينَ بِمَا آتَاهُمُ اللهُ مِنْ فَضْلِهِ وَيَسْتَبْشِرُونَ بِالَّذِينَ لَمْ يَلْحَقُوا بِهِمْ مِنْ خَلْفِهِمْ أَلاَّ خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلاَ هُمْ يَحْزَنُونَ. يَسْتَبْشِرُونَ بِنِعْمَةٍ مِنَ اللهِ وَفَضْلٍ وَأَنَّ اللهَ لاَ يُضِيعُ أَجْرَ الْمُؤْمِنِينَ

Dan janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati bahkan mereka hidup di sisi Rabb mereka dengan mendapatkan rizki. Mereka dalam keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka dan mereka beriang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang mereka (yang masih berjihad di jalan Allah) yang belum menyusul mereka. Ketahuilah tidak ada kekhawatiran atas mereka dan tidak pula mereka bersedih hati. Mereka bergembira dengan nikmat dan karunia yang besar dari Allah dan Allah tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman.” (Ali Imran: 169-171)

Dalam hal ini ada beberapa hadits:

1. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لِلشَّهِيْدِ عِنْدَ اللهِ سِتُّ خِصَالٍ: يُغْفَرُ لَهُ فِي أَوَّلِ دَفْعَةٍ مِنْ دَمِهِ، وَيُرَى مَقْعَدُهُ مِنَ الْجَنَّةِ، وَيُجَارُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَيَأْمَنُ الْفَزَعَ الْأَكْبَرَ، وَيُحَلَّى حِلْيَةَ الْإِيْمَانِ، وَيُزَوَّجُ مِنَ الْحُوْرِ الْعِيْنِ، وَيُشَفَّعُ فِي سَبْعِيْنَ إِنْسَانًا مِنْ أَقَارِبِهِ

Bagi orang syahid di sisi Allah ia beroleh enam perkara, yaitu diampuni dosanya pada awal mengalirnya darahnya, diperlihatkan tempat duduknya di surga, dilindungi dari adzab kubur, aman dari kengerian yang besar (hari kiamat), dipakaikan perhiasan iman, dinikahkan dengan hurun ‘in (bidadari surga), dan diperkenankan memberi syafaat kepada tujuh puluh orang dari kalangan kerabatnya.” (HR. At-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad dengan sanad yang shahih)

2. Salah seorang sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan: Ada orang yang bertanya, “Wahai Rasulullah, kenapa kaum mukminin mendapatkan fitnah (ditanya) dalam kubur mereka kecuali orang yang mati syahid?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab:

كَفَى بِبَارَقَةِ السُّيُوْفِ عَلَى رَأْسِهِ فِتْنَةً

Cukuplah kilatan pedang di atas kepalanya sebagai fitnah (ujian).” (HR. An-Nasa`i dengan sanad yang shahih)

Kelima: meninggal di jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu menyampaikan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

مَا تَعُدُّوْنَ الشَّهِيْدَ فِيْكُمْ؟ قَالُوْا: يَا رَسُوْلَ اللهِ، مَنْ قُتِلَ فِي سَبِيْلِ اللهِ فَهُوَ شَهِيْدٌ. قَالَ: إِنَّ شُهَدَاءَ أُمَّتِي إِذًا لَقَلِيْلٌ. قَالُوْا: فَمَنْ هُمْ يَا رَسُوْلَ اللهِ؟ قَالَ: مَنْ قُتِلَ فِي سَبِيْلِ اللهِ فَهُوَ شَهِيْدٌ, وَمَنْ مَاتَ فِي سَبِيْلِ اللهِ فَهُوَ شَهِيْدٌ، وَمَنْ مَاتَ فيِ الطَّاعُوْنَ فَهُوَ شَهِيْدٌ، وَمَنْ مَاتَ فِي الْبَطْنِ فَهُوَ شَهِيْدٌ، وَالْغَرِيْقُ شَهِيْدٌ

Siapa yang terhitung syahid menurut anggapan kalian?” Mereka menjawab, “Wahai Rasulullah, siapa yang terbunuh di jalan Allah maka ia syahid.” Beliau menanggapi, “Kalau begitu, syuhada dari kalangan umatku hanya sedikit.” “Bila demikian, siapakah mereka yang dikatakan mati syahid, wahai Rasulullah?” tanya para sahabat. Beliau menjawab, “Siapa yang terbunuh di jalan Allah maka ia syahid, siapa yang meninggal di jalan Allah maka ia syahid, siapa yang meninggal karena penyakit tha’un2 maka ia syahid, siapa yang meninggal karena penyakit perut maka ia syahid, dan siapa yang tenggelam ia syahid.” (HR. Muslim)

Keenam: meninggal karena penyakit tha’un. Selain disebutkan dalam hadits di atas juga ada hadits dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

الطَّاعُوْنُ شَهَادَةٌ لِكُلِّ مُسْلِمٍ

Tha’un adalah syahadah bagi setiap muslim.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Aisyah radhiyallahu ‘anha pernah bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang tha’un, maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan kepadanya:

إِنَّهُ كَانَ عَذَابًا يَبْعَثُهُ اللهُ عَلىَ مَنْ يَشَاءُ، فَجَعَلَهُ اللهُ رَحْمَةً لِلْمُؤْمِنِيْنَ، فَلَيْسَ مِنْ عَبْدٍ يَقَعُ الطَّاعُوْنُ فَيَمْكُثُ فِي بَلَدِهِ صَابِرًا يَعْلَمُ أَنَّهُ لَنْ يُصِيبَهُ إِلاَّ مَا كَتَبَ اللهُ لَهُ، إِلاَّ كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِ الشَّهِيدِ

Tha’un itu adalah adzab yang Allah kirimkan kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Maka Allah jadikan tha’un itu sebagai rahmat bagi kaum mukminin. Siapa di antara hamba (muslim) yang terjadi wabah tha’un di tempatnya berada lalu ia tetap tinggal di negerinya tersebut dalam keadaan bersabar, dalam keadaan ia mengetahui tidak ada sesuatu yang menimpanya melainkan karena Allah telah menetapkan baginya, maka orang seperti ini tidak ada yang patut diterimanya kecuali mendapatkan semisal pahala syahid.” (HR. Al-Bukhari)

Ketujuh: meninggal karena penyakit perut, karena tenggelam, dan tertimpa reruntuhan, berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

الشُّهَدَاءُ خَمْسَةٌ: الْمَطْعُوْنُ وَالْمَبْطُوْنُ وَالْغَرِقُ وَصاَحِبُ الْهَدْمِ وَالشَّهِيْدُ فِي سَبِيْلِ اللهِ

Syuhada itu ada lima, yaitu orang yang meninggal karena penyakit tha’un, orang yang meninggal karena penyakit perut, orang yang mati tenggelam, orang yang meninggal karena tertimpa reruntuhan, dan orang yang gugur di jalan Allah.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)

Kedelapan: meninggalnya seorang ibu dengan anak yang masih dalam kandungannya, berdasarkan hadits Ubadah ibnush Shamit radhiyallahu ‘anhu. Ia mengabarkan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan beberapa syuhada dari umatnya di antaranya:

الْمَرْأَةُ يَقْتُلُهَا وَلَدُهَا جَمْعَاءَ شَهَادَةٌ، يَجُرُّهَا وَلَدُهَا بِسَرَرِهِ إِلَى الْجَنَّةِ

Wanita yang meninggal karena anaknya yang masih dalam kandungannya adalah mati syahid, anaknya akan menariknya dengan tali pusarnya ke surga.” (HR. Ahmad, Ad-Darimi, dan Ath-Thayalisi dan sanadnya shahih)

Kesembilan: meninggal dalam keadaan berjaga-jaga (ribath) fi sabilillah.
Salman Al-Farisi radhiyallahu ‘anhu menyebutkan hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

رِبَاطُ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ خَيْرٌ مِنْ صِيَامِ شَهْرٍ وَقِيَامِهِ، وَإِنْ مَاتَ جَرَى عَلَيْهِ عَمَلُهُ الَّذِي كَانَ يَعْمَلُهُ، وَأًُجْرِيَ عَلَيْهِ رِزْقُهُ وَأَمِنَ الْفَتّاَنَ

Berjaga-jaga (di jalan Allah) sehari dan semalam lebih baik daripada puasa sebulan dan shalat sebulan. Bila ia meninggal, amalnya yang biasa ia lakukan ketika masih hidup terus dianggap berlangsung dan diberikan rizkinya serta aman dari fitnah (pertanyaan kubur).” (HR. Muslim)

Kesepuluh: meninggal dalam keadaan beramal shalih.
Hudzaifah radhiyallahu ‘anhu menyampaikan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

مَنْ قَالَ: لاَ إِلهَ إِلاَّ الله ابْتِغَاءَ وَج

Macam-Macam Bid’ah di Bulan Ramadhan

Posted by: miemhypinky on: 24 Juli 2009

Penulis: Abu Sa’id Satria Buana


Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan barakah dan penuh dengan keutamaan. Allah subhanahu wa ta’ala telah mensyariatkan dalam bulan tersebut berbagai macam amalan ibadah yang banyak agar manusia semakin mendekatkan diri kepada-Nya. Akan tetapi sebagian dari kaum muslimin berpaling dari keutamaan ini dan membuat cara-cara baru dalam beribadah. Mereka lupa firman Allah ta’ala, “Pada hari ini Aku telah menyempurnakan agama kalian.” (QS. Al-Maidah: 3). Mereka ingin melalaikan manusia dari ibadah yang disyariatkan. Mereka tidak merasa cukup dengan apa yang telah dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat beliau ridhwanullahi ‘alaihim ajma’iin.

Oleh sebab itu pada tulisan ini kami mencoba mengangkat beberapa amalan bid’ah yang banyak dilakukan oleh kaum muslimin, yaitu amalan-amalan yang dilakukan akan tetapi tidak diajarkan oleh Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam maupun para sahabat beliau, semoga dengan mengetahuinya kaum muslimin bisa meninggalkan perbuatan tersebut.

Bid’ah Berzikir Dengan Keras Setelah Salam Shalat Tarawih

Berzikir dengan suara keras setelah melakukan salam pada shalat tarawih dengan dikomandani oleh satu suara adalah perbuatan yang tidak disyariatkan. Begitu pula perkataan muazin, “assholaatu yarhakumullah” dan yang semisal dengan perkataan tersebut ketika hendak melaksanakan shalat tarawih, perbuatan ini juga tidak disyariatkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, tidak pula oleh para sahabat maupun orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik. Oleh karena itu hendaklah kita merasa cukup dengan sesuatu yang telah mereka contohkan. Seluruh kebaikan adalah dengan mengikuti jejak mereka dan segala keburukan adalah dengan membuat-buat perkara baru yang tidak ada tuntunannya dari mereka.

Membangunkan Orang-Orang untuk Sahur

Perbuatan ini merupakan salah satu bid’ah yang tidak pernah dilakukan pada masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau tidak pernah memerintahkan hal ini. Perbedaan tata-cara membangunkan sahur dari tiap-tiap daerah juga menunjukkan tidak disyariatkannya hal ini, padahal jika seandainya perkara ini disyariatkan maka tentunya mereka tidak akan berselisih.

Melafazkan Niat

Melafazkan niat ketika hendak melaksanakan puasa Ramadhan adalah tradisi yang dilakukan oleh banyak kaum muslimin, tidak terkecuali di negeri kita. Di antara yang kita jumpai adalah imam masjid shalat tarawih ketika selesai melaksanakan shalat witir mereka mengomandoi untuk bersama-sama membaca niat untuk melakukan puasa besok harinya.

Perbuatan ini adalah perbuatan yang tidak di contohkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga orang-orang saleh setelah beliau. Yang sesuai tuntunan adalah berniat untuk melaksanakan puasa pada malam hari sebelumnya cukup dengan meniatkan dalam hati saja, tanpa dilafazkan.

Imsak

Tradisi imsak, sudah menjadi tren yang dilakukan kaum muslimin ketika ramadhan. Ketika waktu sudah hampir fajar, maka sebagian orang meneriakkan “imsak, imsak…” supaya orang-orang tidak lagi makan dan minum padahal saat itu adalah waktu yang bahkan Rasulullah menganjurkan kita untuk makan dan minum. Sahabat Anas meriwayatkan dari Zaid bin Sabit radhiyallahu ‘anhuma, “Kami makan sahur bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian beliau shalat. Maka kata Anas, “Berapa lama jarak antara azan dan sahur?”, Zaid menjawab, “Kira-kira 50 ayat membaca ayat al-Qur’an.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Menunda Azan Magrib Dengan Alasan Kehati-Hatian

Hal ini bertentangan dengan perintah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menganjurkan kita untuk menyegerakan berbuka. Rasulullah bersabda,

لاَ يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ

“Manusia senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari Muslim)

Takbiran

Yaitu menyambut datangnya ied dengan mengeraskan membaca takbir dan memukul bedug pada malam ied. Perbuatan ini tidak disyariatkan, yang sesuai dengan sunah adalah melakukan takbir ketika keluar rumah hendak melaksanakan shalat ied sampai tiba di lapangan tempat melaksanakan shalat ied.

Padusan

Yaitu Mandi besar pada satu hari menjelang satu ramadhan dimulai. Perbuatan ini tidak disyariatkan dalam agama ini, yang menjadi syarat untuk melakukan puasa ramadhan adalah niat untuk berpuasa esok pada malam sebelum puasa, adapun mandi junub untuk puasa Ramadhan tidak ada tuntunannya dari Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Mendahului Puasa Satu Hari Atau Dua Hari Sebelumnya

Rasulullah telah melarang mendahului puasa ramadhan dengan melakukan puasa pada dua hari terakhir di bulan sya’ban, kecuali bagi yang memang sudah terbiasa puasa pada jadwal tersebut, misalnya puasa senin kamis atau puasa dawud. Rasulullah bersabda, “Janganlah kalian mendahului puasa ramadhan dengan melakukan puasa satu hari atau dua hari sebelumnya. Kecuali bagi yang terbiasa melakukan puasa pada hari tersebut maka tidak apa-apa baginya untuk berpuasa.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Perayaan Nuzulul Qur’an

Yaitu melaksanakan perayaan pada tanggal 17 Ramadhan, untuk mengenang saat-saat diturunkannya al-Qur’an. Perbuatan ini tidak ada tuntunannya dari praktek Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, begitu pula para sahabat sepeninggal beliau.

Berziarah Kubur Karena Ramadhan

Tradisi ziarah kubur menjelang atau sesudah ramadhan banyak dilakukan oleh kaum muslimin, bahkan di antara mereka ada yang sampai berlebihan dengan melakukan perbuatan-perbuatan syirik di sana. Perbuatan ini tidak disyariatkan. Ziarah kubur dianjurkan agar kita teringat dengan kematian dan akhirat, akan tetapi mengkhususkannya karena even tertentu tidak ada tuntunannya dari Rasulullah maupun para sahabat ridhwanullahi ‘alaihim ajma’iin.

Inilah beberapa bid’ah yang dilakukan oleh sebagian kaum muslimin, khususnya di negeri kita, semoga Allah ta’ala memberikan kita ilmu yang bermanfaat, sehingga kita bisa meninggalkan perkara-perkara tersebut dan melakukan perbuatan yang sesuai dengan tuntunan Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

***

From : Artikel www.muslim.or.id

Tujuh Macam Dosa Besar

Posted by: miemhypinky on: 28 Juli 2009

Rasulullah Saw. bersabda :
اِجْتَنِبُواالسَّبْعَ الْمُوْ بِقَاتِ اَلشِّرْكُ بِاللهِ وَالسِّحْرُ وَقَتْلُ النَّفْسِ الَّتِىْ حَرَّمَ اللهُ اِلاَّ بِالْحَقِّ وَاٰكِلُ الرِّبَا وَاٰكِلُ مَالِ الْيَتِيْمِ وَالتَّوَ لِّى يَوْمَ الزَّحْفِ وَقَذْ فَ الْمُحْصَنَا تِ الْغَا فِلاَ تِ الْمُؤْ مِنَا تِ. ﴿ رواه البخار ى و مسلم. ﴾
Artinya :
Jauhilah tujuh macam dosa yang bertingkat – tingkat (besar), diantaranya ialah :
1. Mempersekutukan Allah
2. Sihir
3. Membunuh diri yang diharamkan Allah kecuali dengan hak.
4. Makan harta riba
5. Makan harta anak yatim
6. Lari dari peperangan
7. Menuduh wanita yang berimana yang tidah tahu menahu dengna perbuatan buruk dengan apa yang difitnakan kepadanya.
(HR Bukhari dan Muslim)
Seorang ulama’ Ahlul Bait Abu Abdillah Ja’far bin Muhammad Shadiq merinci dasa-dosa besar sebagai berikut:
a. Pertama syirik kepada Allah swt. Tentang hal ini Allah swt berfirman, yang artinya :
“Sesungguhnya, A/lah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dike­ hendaki-Nya
(an Nisaa’:4S)
“… Sesungguhnya, orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga (al-Maa’idah:72)”
b. Keduaadalah ber­putus asa dari mendapatkan rahmat Allah swt. Allah swt berfirman mengenai hal ini
“… Sesungguhnya, tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir. ‘ (Yusuf: 87)”
c. Ketigaadalah merasa aman dari ancaman Allah swr. Allah swt berfirman tentang hal ini,
“… Tiadalah yang merasa aman dari azab A/lah kecua/i orang-orang yang merugi. ‘(al-A’raaf: 99)”
d. Keempat adalah berbuat durhaka kepada kedua orang tua. Karena,Allah swr menyifati orang yang berbuat durhaka kepada kedua orang tuanya sebagai orang yang jabbaar syaqiy ‘orang yang sombong lagi celaka’. Tentang hal ini Allah swt berfirrnan,
“‘Dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka. ‘(Maryam: 32)”
e. Kelimaadalah membunuh. Tentang hal ini Allah swt berfirman,
“‘Dan, barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja, maka balasannya ialah jahannam, kekal ia di dalamnya…….. ‘(an-Nisaa’: 93)”
f. Keenam adalah menuduh wanita baik-baik berbuat zina. Tentang hal ini Allah SWT berfirman,
“‘Sesunggubnya, orang-orangyang menudub wanita-wanita yang baik-­baik, yang lengab lagi beriman (berbuat zina), mereka kena laknat di dunia dan akbirat, dan bagi mereka azab yang besar.’ (an-Nuur: 23)
g. Ketujuh adalah memakan riba. Tentang hal ini Allah SWT berfirman,
““Orang-orangyang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri mela­inkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila ‘(al-Baqarah: 275)”
h. Kedelapanadalah lari dari medan pertempuran. Maksudnya, saat kaum muslimin diserang oleh musuh mereka, dan kaum muslimin maju mempertahankan diri dari serangan musuh itu, kemudian ada seorang muslim yang melarikan diri dari pertempuran itu. Tentang hal ini Allah SWT berfirman,
“‘Barangsiapa yang membelakangi mereka (mundur) di waktu itu, kecuali berbelok untuk (siasat) perang atau bendak menggabungkan diri dengan pasukan yang lain, maka sesunggubnya orang itu kembali dengan membawa kemurkaan dari Allab, dan tempatnya ialah neraka jabannam. Dan, amat buruklab tempat kembalinya. ‘(al-Anfaal: 16)”
i. Kesembilanadalah memakan harta anak yatim. Tentang hal ini Allah SWT berfirman,
“‘Sesunggubnya, orang-orangyang memakan barta anakyatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenub perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka). ‘(an-Nisaa ‘: 10)”
j. Kesepuluhadalah berbuat zina. Tentang hal ini Allah SWT berfirman,
“Barangsiapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosanya, (yakni) akan dilipatgandakan azab untuknya pada bari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu… ‘(al-Furqaan: 68-69)”
Tentang menyembunyikan persaksian, adalah seperti difirmannkan oleh Allah SWT,
“Dan janganlab kamu (para saksi) menyembunyikan persaksian. Dan, barangsiapa yang menyembunyikannya maka sesunggubnya ia ada­lab orang yang berdosa batinya
(al-Baqarah: 283)”
k. Kesebelas adalah sumpah palsu, yaitu jika seseorang ber­sumpah untuk melakukan sesuatu perbuatan, namun ternyata ia tidak mela­kukan perbuatan itu. Atau, ia bersumpah tidak akan me1akukan sesuatu perbuatan, namun nyatanya ia kemudian me1akukan perbuatan itu. Tentang ha.l ini Allah SWT berfirman,
“Sesungguhnya, orang-orang yang menukar janji( nya ckngan) Allah dan sumpah-sumpah mereka ckngan harga yang sedikit, mereka itu tidak rnendapat bagian (pahala) di akhirat, dan Allah tidak akan berkata-kata dengan mereka dan tidak akan melihat kepada mereka pada han kiamat dan tidak (pula) akan menyucikan mereka. Bagi mereka azab yangpedih. (Ali Imran: 77)”
l. Kedua belas adalah berbuat khianat (curang) atas harta ram­pasan perang. Tentang hal ini Allah SWT berfirman,
“Barangsiapa yang berkhianat (curang) clalam urusan rampasan perang itu, maka pada han kiamat ia akan clatang membawa apa yang dikhianatkannya itu ‘(Ali Imran: 161)”
m. Ketigabelas adalah meminum khamar (minuman keras). Tentang hal ini Allah SWT berfirman,
“Sesungguhnya (meminum) khamar, ber1judi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan Maka,jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu men­dapat keberuntungan (al-Maa ‘idah: 90)”
n. Keempat belas adalah meninggalkan shalat. Tentang hal ini Al­lah SWT berfirman,
“ Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?’ Mereka menjawab, ‘Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat.” (al-Muddatstsir: 42-43)
o. Kelima belas adalah melanggar perjanjian dan memutuskan tali silaturahmi. Karena, tali silaturahmi adalah salah satu ikatan yang dipe­rintahkan oleh Allah SWT untuk disambung. Tentang hal iniAllah SWT ber­firman,
“(Yaitu) orang-orang yang melanggar perjanjian Allah sesudah per­janjian itu teguh, dan memutuskan apa yang diperintahkanAllah (kepada mereka) untuk menghubungkannya dan membuat kerusakan di muka bumi. Mereka itulah orang-orang yang rugi. ‘(al-Baqarah: 27)”
Dengan demikian, semua perbuatan dosa tadi adalah bagian dari dosa besar, sesuai dengan keterangan nash Al-Qur’an. Dan, masing-masing dosa besar tadi mengandung hikmah, seperti yang diungkapkan oleh Ja’far Shadiq Saat ia ditanya oleh Ibnu Ubaid tentang apa itu dosa besar, Ja’farShadiq dengan percaya diri menjawabnya dengan urutan seperti tadi. Penyebutan urutan tadi pun diungkapkannya dengan tanpa perlu berpikir lama, yang menunjukkan bahwa masa1ah ini te1ah tertanam dalam otaknya, apalagi jika disadari bahwa ayat-ayat itu terdapat secara acak dalam pelbagai surah dalam A Qur’an. Sehingga, untukmenyebutkannya ia harus mengutip dan mengtip dan mengumpulkannya dari sana-sini. Hal ini juga menunjukkan bahwa ia benar-benar te1ah mendalami rahasia-rahasia kandungan Al-Qur’ an.

SEKEDAR NASIHAT UNTUK KAUM HAWA

Posted by: miemhypinky on: 29 Juli 2009

  1. Untuk membentuk bibir yang menawan, Ucapkan kata-kata kebaikan.
  2. Untuk mendapatkan mata yang indah, Carilah kebaikan pada setiap orang yang anda jumpai.
  3. Untuk mendapatkan bentuk badan yang langsing, Berbagilah makanan dengan mereka yang kelaparan.
  4. Untuk mendapatkan rambut yang indah, Mintalah seorang anak kecil untuk menyisirnya dengan jemarinya setiap hari.
  5. Untuk mendapatkan sikap tubuh yang indah, Berjalanlah dengan segala ilmu pengetahuan, Dan anda tidak akan pernah berjalan sendirian. Manusia, jauh melebihi segala ciptaan lain, Perlu senantiasa berubah, diperbaharui, dibentuk kembali, dan diampuni.
  6. Jadi, jangan pernah kucilkan seseorang dari hati anda Apabila anda sudah melakukan semuanya itu, Ingatlah senantiasa, Jika suatu ketika anda membutuhkan pertolongan, Akan senantiasa ada tangan terulur.
  7. Dan dengan bertambahnya usia anda, Anda akan semakin mensyukuri telah diberi dua tangan, Satu untuk menolong diri anda sendiri, Dan satu lagi untuk menolong orang lain.
  8. Kecantikan wanita bukan terletak pada pakaian yang dikenakannya, Bukan pada bentuk tubuhnya, atau cara dia menyisir rambutnya.
  9. Kecantikan wanita terdapat pada matanya, cara dia memandang dunia. Karena di matanyalah terletak gerbang menuju ke setiap hati manusia, Di mana cinta dapat berkembang.
  10. Kecantikan wanita, bukan pada kehalusan wajahnya, Tetapi kecantikan yang murni, terpancar pada jiwanya, Yang dengan penuh kasih memberikan perhatian dan cinta yang dia berikan Dan kecantikan itu akan tumbuh sepanjang waktu.

Teknik Panjat Tebing

Posted by: miemhypinky on: 10 Oktober 2009

I. PENDAHULUAN

Mendengar kata Rock Climbing (panjat tebing), kita seperti dikenalkan pada suatu jenis olahraga baru. Benarkah kita belum mengenalnya? Barangkali kita masih ingat masa kecil dulu, alangkah gembiranya kita bermain, memanjat tembok, pohon-pohon, atau batu-batu besar, di mana kita tidak memikirkan resiko jatuh dan terluka, yang ada adalah rasa gembira. Sebenarnya kegiatan Rock Climbing tidak jauh dari itu, cuma kali ini kita sudah memilih medan tertentu dengan memikirkan resikonya.

Pada dasarnya Rock Climbing adalah bagian dari Mountaineering (kegiatan mendaki gunung, suatu perjalanan petualangan ke tempat-tempat yang tinggi), hanya di sini kita menghadapi medan yang khusus. Dengan membedakan daerah atau medan yang dilalui, Mountaineering dapat dibagi menjadi : Hill Walking, Rock Climbing dan Ice/Snow Climbing. Hill Walking merupakan perjalanan biasa melewati serangkaian hutan dan perbukitan dengan berbekal pengetahuan peta/kompas dan survival. Kekuatan kaki menjadi faktor utama suksesnya suatu perjalanan. Untuk Rock Climbing, medan yang dihadapi berupa perbukitan atau tebing di mana sudah diperlukan bantuan tangan untuk menjaga keseimbangan tubuh atau untuk menambah ketinggian. Ice/Snow Climbing hampir sama seperti halnya dengan Rock Climbing, namun medan yang dihadapi adalah perbukitan atau tebing es/salju .

Kadang-kadang akan timbul pertanyaan pada kita, seperti ini : Kenapa sih naik gunung? George L. Mallory (pendaki Inggris) menjawab pertanyaan ini dengan mengatakan, Because it’s there.. Lalu pertanyaan lain, Apa yang kau dapatkan di sana ? Seorang pendaki akbar, Reinhold Messner berkata : The mountains tell you, quite ruthlessly, who you are, and what you are. Mountaineering is a game where you can’t cheat …, more than that, what’s important is your determination cool nerves, and knowing how to make the right choice.

Olahraga seperti ini adalah nikmat, dan barangkali sedikit egois. Segala kenikmatan pada saat kita menyelesaikan sebuah medan sulit adalah milik kita sendiri, tidak ada sorak sorai, apalagi kalungan medali. Sebaliknya, adanya kecelakaan dalam suatu pendakian adalah karena kelalaian kita sendiri, kurang hati-hati dan kurang memperhitungkan kemampuan diri. Banyak pendaki yang melakukan turun tebing (rappeling / abseiling) dengan melompat dan sangat cepat, ini sangat berbahaya. Untuk kita, sebaiknya menganggap kegiatan panjat tebing sebagai hobi, seperti hobi-hobi lainnya. Sebagai gambaran bisa kita simak perkataan Walter Bonatti, seorang pendaki kawakan dari Italia, saat melakukakn pendakian solo pada dinding yang mengerikan di Swiss. Ketika ia sedang menghadapi kesulitan melewati overhang (dinding menggantung dengan kemiringan > 90 derajat), sebuah pesawat mengitarinya yang rupanya mencarinya. Kehadiran pesawat menekan kesendiriannya : “ Siapa yang mengatakan bahwa mereka melihatku ?, aku berfikir dan merasa bahwa pesawat tersebut adalah bagian dariku, yang kini meninggalkan dan merobek hatiku. Aku mulai sadar bahwa aku lebih suka jika terdapat kesunyian yang mutlak. Semua yang terjadi dalam waktu singkat tadi seakan-akan merupakan usaha akhir untuk menghubungkan diriku dengan kehidupan yang tidak mempunyai arti lagi bagiku. Pesawat itu berputar-putar kemudian meninggalkan diriku seperti mati.”

Akhirnya, marilah kita mencoba lebih mengenal panjat tebing yang nikmat itu. Pada tulisan ini, pembicaraan hanya terbatas pada pembahasan panjat tebing, dengan tidak mengecilkan yang lain, Hill Walking dan Ice/Snow Climbing.

II. KLASIFIKASI PANJAT TEBING

Dalam panjat tebing terdapat 2 klasifikasi pembedaan, yaitu :

1. Pembedaan yang pertama adalah antara Free Climbing dengan Artificial Climbing.Free Climbing adalah suatu tipe pemanjatan di mana si pemanjat menambah ketinggian dengan menggunakan kemampuan dirinya sendiri, tidak dengan bantuan alat. Dalam Free Climbing, alat digunakan hanya sebatas pengaman, bukan sebagai alat untuk menambah ketinggian. Bedanya dengan Artificial Climbing, di mana alat selain digunakan sebagai pengaman, juga berfungsi untuk menambah ketinggian.

2. Pembedaan yang kedua adalah antara Sport Climbing dengan Adventure Climbing.Sport Climbing adalah suatu pemanjatan yang lebih menekankan pada faktor olahraganya. Dalam Sport Climbing, pemanjatan dipandang seperti halnya olahraga yang lain, yaitu untuk menjaga kesehatan. Sedangkan pada Adventure Climbing, yang ditekankan adalah lebih pada nilai petualangannya.

III. KELAS DAN GRADE DALAM PANJAT TEBING

Kelas
Seperti dalam olahraga lainnya, seseorang atlit dapat diukur kemampuannya pada suatu tingkat pertandingan. Pemain catur dengan elorating dibawah 2000 tidak akan dapat mengikuti turnamen tingkat Gand Master. Dalam panjat tebing terdapat klasifikasi tebing berdasarkan tingkat kesulitannya, dengan demikian kita dapat mengukur sampai di mana kemampuan kita. Kelas yang dibuat oleh Sierra Club adalah :

Kelas 1:Cross Country Hiking
Perjalanan biasa tanpa membutuhkan bantuan tangan untuk mendaki / menambah ketinggian.

Kelas 2:Scrambling
Sedikit dengan bantuan tangan, tanpa tali.

Kelas 3:Easy Climbing
Secara scrambling dengan bantuan , dasar teknik mendaki (climbing) sangat membantu, untuk pendaki yang kurang pengalaman dapat menggunakan tali.

Kelas 4:Rope Climbing with belaying
Belay (pengaman) dipasang pada anchor (titik tambat) alamiah atau buatan,berfungsi sebagai pengaman.

Kelas 5
Kelas ini dibagi menjadi 11 tingkatan (5.1 sampai 5.14), di mana semakin tinggi angka di belakang angka 5, berarti semakin tinggi tingkat kesulitan tebing. Pada kelas ini, runners dipakai sebagai pengaman.

Kelas A
Untuk menambah ketinggian, seseorang pendaki harus menggunakan alat. Dibagi menjadi lima tingkatan (A1 sampai A5). Contoh : Pada tebing kelas 5.4 tidak dapat dilewati tanpa bantuan alat A2, tingkat kesulitan tebing menjadi 5.4 – A2.

Grade
Merupakan ukuran banyaknya teknik pendakian yang diperlukan. Faktor rute yang sulit dan cuaca buruk dapat menambah bobot grade menjadi lebih tinggi. Sebagai contoh, tebing kelas 5.7 yang rendah dan dekat dengan jalan raya, mungkin akan mempunyai grade I (satu). Pembagian grade adalah sebagai berikut.

tabel 1. pembagian grade

IV. ETIKA DAN GAYA DALAM PANJAT TEBING

A.ETIKA

Menurut KUBI, etika berarti nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat. Pelanggaran terhadap suatu nilai biasanya tak akan mendapatkan sanksi yang legal. Dan antara suatu masyarakat dengan masyarakat lain sering kali mempunyai etika yang berbeda terhadap suatu hal yang sama.

Di antara masyarakat pemanjat, juga terdapat etika yang kerap berbenturan. Suatu contoh adalah ketika Ron Kauk membuat suatu jalur dengan teknik rap bolting di kawasan Taman Nasional Lembah Yosemite, Amerika Serikat. Kawasan pemanjatan ini terkenal sebagai kawasan pemanjat tradisional dan mempunyai peraturan konservasi alam yang ketat. Pembuatan jalur dengan cara demikian tak dapat dibenarkan oleh para pemanjat tradisional di kawasan ini, di antaranya adalah John Bachar. Bachar menganggap bahwa semua jalur yang ada di Yosemite harus dibuat dengan cara tradisional, yaitu sambil memanjat (leading). Kasus ini menjadi besar karena sampai menimbulkan perkelahian di antara kedua pemanjat yang berlainan aliran itu. Kasus tersebut menggambarkan bagaimana etika sering menimbulkan perdebatan. Kasus ini hanya salah satu dari berbagai masalah yang kerap timbul di sekitar pembuatan jalur.

Sebetulnya ruang lingkup etika dalam panjat tebing terdiri dari :

Masalah teknik pembuatan jalur
Secara umum ada dua aliran teknik pembuatan jalur yang dewasa ini banyak dianut, yaitu aliran tradisional dan aliran modern. Pembuatan jalur secara tradisional pada prinsipnya adalah membuat jalur sambil memanjat. Teknik ini cenderung bernilai petualangan karena lintasan yang akan dilewati sama sekali baru, tanpa pengaman, tanpa dicoba terlebih dahulu. Teknik tradisional ini berkembang di Eropa sampai tahun 70-an, namun kini masih dianut oleh pemanjat tradisional Amerika. Sementara itu pembuatan jalur secara modern terdiri dari dua cara yang banyak digunakan. Cara pertama adalah dengan teknik tali tetap (fix rope technique). Pada teknik ini, pembuatan jalur dapat dilakukan dengan cara rappeling bolting atau ascending bolting pada fix rope yang telah terpasang terlebih dahulu. Cara kedua mirip dengan cara pertama, tetapi tidak dengan tali tetap melainkan menggunakan top rope. Kelebihan cara ini, pembuat jalur dapat membuat perencanaan arah jalur dan penempatan pengaman lebih presisi karena gerakan pemanjatan dapat diketahui terlebih dahulu.

Masalah penamaan jalur
Siapa yang berhak memberi nama pada suatu jalur, si pembuat jalur atau pemanjat pertama yang menuntaskan jalur, juga tidak ada aturannya. Biasanya si pembuat jalur bersikeras untuk menjadi orang pertama yang menuntaskan jalur tersebut. Kadang-kadang mencapai waktu berbulan-bulan untuk membuat sekaligus menuntaskan suatu jalur baru. Tapi ada kalanya jalur yang dibuat terlalu sulit dan jauh di luar kemampuan si pembuat jalur itu. Di Indonesia biasanya nama jalur merupakan suatu kesepakatan saja dari seorang atau sekelompok pembuat jalur.

Masalah keaslian jalur
Masalah keaslian jalur biasanya dikaitkan dengan banyaknya jumlah pengaman tetap yang ada dalam jalur tersebut. Suatu jalur, misalnya dengan jumlah bolt sebanyak 7 buah akan tetap 7 dan tak boleh bertambah atau berkurang lagi karena dalam kode etiknya, ini sudah resmi menjadi sebuah jalur. Yang menjadi masalah, apakah suatu jalur dengan jarak antar bolt yang sangat jauh tak dapat ditambah dalam batas-batas yang wajar? Juga sebaliknya, apakah jalur yang jarak antar boltnya terlalu rapat tak dapat dikurangi? Tradisi di Yosemite, bila seseorang berhasil memanjat suatu jalur yang cukup mudah, katakanlah setinggi 15 meter, dengan hanya 2 bolt saja, hal ini berlaku bagi semua pemanjat yang akan menggunakan jalur tersebut tanpa penambahan bolt lagi. Tradisi ini memang mendapat protes dari banyak pemanjat pemula yang merasa sanggup menuntaskan jalur tersebut, namun tak mau mengambil resiko dengan hanya menggunakan 2 bolt saja. Contoh lain adalah jika seseorang pemanjat merasa suatu jalur dengan jumlah bolt yang wajar terlalu mudah, berhakkah ia mengurangi jumlah bolt yang ada? Sampai sejauh mana kita bisa menghargai prinsip pemanjatan pertama? (sampai yang paling ekstrim)

Pengubahan bentuk permukaan tebing
Untuk masalah yang satu ini, hampir semua pemanjat sepakat bahwa hal itu haram untuk dilakukan, baik itu menambah kesulitan maupun membuat jalur tersebut menjadi lebih mudah. Walaupun begitu sebagian kecil dari seluruh kawasan pemanjatan yang ada (hanya sebagian kecil) yang menerima hal ini, namun hanya pada permukaan yang tanpa cacat sama sekali (blank/no holds) agar kesinambungan jalur sebelum dan sesudahnya dapat terjaga.

B. GAYA

Pengertian gaya didalam panjat tebing menyangkut metode dan peralatan serta derajat petualangan dalam suatu pendakian. Petualangan berarti tingkat ketidakpastian hasil yang akan dicapai.

Gaya harus sesuai dengan pendakian. Gaya yang berlebihan untuk tebing yang kecil, sebaik apapun gaya tersebut akhirnya menjadi gaya yang buruk. Mendaki secara alamiah dengan bantuan teknis terbatas adalah gaya yang baik. Kita harus bekerja sama denga tebing, jangan memaksanya. Kita dapat menggunakan point-point alamiah seperti batu, tanduk (horn), pohon, atau pada batu yang terjepit didalam celah (Chockstone). Akhirnya kita sampai pada pendakian sendiri, tanpa menggunakan tali, Maksudnya adalah menyesuaikan gaya dengan pendakian dan kemampuan diri. Gaya yang baik adalah persesuaian yang sempurna – penapakan dari dua sisi yang baik antara ambisi dan kemampuan.

Tidak ada pendakian yang sama. Standar yang baik selalu dapat diterapkan dan juga memungkinkan penyelesaian menjadi kepribadian masing-masing rute. Itulah prinsip pendakian pertama kita tadi. Prinsip tersebut dapat membimbing kita dalam masalah gaya dan etika. Kita telah memiliki standar minimum yang telah siap dan tersedia untuk dijadikan sasaran. Penerimaan terhadap prinsip ini memungkinkan kita untuk meniadakan pertentangan pendapat tentang gaya umum. Keuntungan lain adalah gaya dari pendakian pertama adalah gaya yang layak, dan memberikan keuntungan psikologis kepada pendaki-pendaki berikutnya bahwa rute tersebut, paling tidak, pernah dicoba. Dengan menghargai orang-orang yang menyelesaikannya, dan memperlihatkan bahwa kita paham akan nilainya, serta menganggap pendakian mereka sebagai suatu hasil karya, maka pendakian meraka bukanlah sesuatu yang harus dikalahkan.

Dalam bukunya How to Rock Climb: Face Climbing, John Long menguraikan dan membuat klasifikasi yang lebih sempit mengenai beberapa gaya yang ada, di antaranya adalah :

Onsight Free Solo
Istilah onsight berarti memanjat suatu jalur tanpa pernah mencoba dan juga belum pernah melihat orang lain memanjat dijalur tersebut. Jadi jalur tersebut dipanjat tanpa informasi apa-apa. Sedangkan solo berarti tanpa tali. Jadi onsight free solo berarti pemanjatan tali untuk pertama kali bagi seorang pemanjat tanpa informasi apa-apa.

Free Solo
Pemanjatan suatu jalur tanpa menggunakan tali, tapi pernah mencoba walaupun belum hapal benar jalur tersebut.

Worked Solo
Pemanjatan tanpa tali dengan sebelumnya pernah mencoba berkali-kali sampai benar-benar hapal mati seluruh bentuk permukaan tebing.

Onsight Flash / Vue
Memanjat suatu jalur tanpa pernah mencobanya, melihat pemanjat lain dijalur yang sama, juga tak pernah mendapat informasi apa-apa. Memanjat dengan menggunakan tali sebagai perintis jalur (leader) dan memasangpengaman (running belay). Pemanjat juga tidak sekalipun jatuh dan tidak mengambil nafas/istirahat disepanjang jalur.

Beta Flash
Pemanjatan tanpa mencoba dan melihat orang lain memanjat dijalur tersebut, namun telah mendapat informasi tentang jalur dan bagian-bagian sulitnya (crux). Pemanjat kemudian memanjatnya tanpa jatuh dan tanpa istirahat sepanjang jalur.

Déjà vu
Seorang pemanjat sudah pernah memanjat suatu jalur sekian tahun sebelumnya dan gagal menuntaskannya. Setelah sekian tahun itu, dengan kemampuan memanjat yang lebih baik , ia kembali dengan hanya sedikit ingatan tentang jalur tersebut dan berhasil menuntaskan jalur pada percobaan pertama.

Red Point
Memanjat suatu jalur yang telah dipelajari dengan sangat baik, tanpa jatuh dan memanjat sambil memasang pengaman sebagai perintis jalur.

Pink Point
Sama dengan red point hanya semua pengaman telah dipasang pada tempatnya.

Brown Point
Ada beberapa macam untuk kategori ini, misalnya seorang pemanjat merintis suatu jalur, lalu jatuh dan menarik tali, kemudian meneruskan pemanjatan dari titik pengaman terakhir ia jatuh (hangdogging). Pemanjatan dengan top rope juga termasuk dalam kategori ini. Lalu ada lagi pemanjatan dengan bor pertama dipasang terlebih dahulu. Sebenarnya masih banyak lagi yang masuk dalam kategori ini. Seluruh kategori ini menceritakan berbagai taktik, strategi, atau trik untuk mempelajari sekaligus mencoba menuntaskan suatu jalur.

Setelah begitu banyak melihat gaya pemanjat dalam menuntaskan jalur,kita dapat dapat membandingkan mana yang lebih sulit. Dengan begitu dapat pula dibandingkan perbedaan kemampuan seorang pemanjat.

C. PERTIMBANGAN LAIN

1. Gunakan Chock dan Runners (titik pengaman) Alam. Pendakian tebing adalah sesuatu kesatuan yang harus ditangani secara hati-hati. Yang harus diperhatikan adalah masalah penggunaan runners alam dan chockstone buatan, karena alat tersebut membiarkan tebing tetap utuh.

Pengunaan piton (paku tebing) dalam suatu pendakian masih menimbulkan cacat pada tebing. Kerusakan yang ditimbulkannya adalah karena :
a. Mempersulit atau mempermudah rute dengan merubah sifatnya.
b. Menimbulkan noda-noda goresan yang tidak sedap dipandang.
c. Dapat melepas belahan batu besar atau serpihan-serpihan batu.

Jadi walaupun dalam kasus-kasus dimana pendakian pertama menggunakan piton, kita harus berusaha memperkecil penggunaan piton karena sifatnya yang merusak

2. Sampah

Jika kita membawa kaleng makan dalam suatu pendakian, injak kaleng tesebut dan bawalah keatas. Lebih baik lagi jika membawa makanan yang tidak dalam kaleng. Kulit jeruk sebaiknya disimpan kembali karena tidak dimakan oleh binatang dan sangat lambat pembusukannya.

V. TEKNIK PANJAT TEBING

A. STRUKTUR GUNUNG

Dengan mengetahui struktur suatu gunung, akan lebih mudah bagi kita untuk merencanakan sebuah rute yang akan didaki. Merencanakan tempat untuk berhenti istirahat, dan sebagainya. Faktor lain yang memiliki kaitan erat adalah musim dan cuaca terutama arah angin. Akan lebih sulit apabila kita mendaki dinding selatan pada saat angin bertiup kencang dari arah selatan daripada kalau angin bertiup dari utara.

Sebelum seseorang memanjat tebing, seperti juga pada Hill Walking, maka diperlukan pengetahuan rute yang akan diambil. Di negara-negara maju disediakan buku petunjuk rute suatu tebing dengan tingkat kesulitannya. Pendaki dapat memilih rute yang akan didaki dengan memperhitungkan kemampuannya.

B. PERALATAN PANJAT TEBING

1. Tali
Fungsi utama tali adalah untuk melindungi pendaki dari kemungkinan jatuh sampai menyentuh tanah (freefall). Berbagai jenis tali yang digunakan dalam Panjat Tebing adalah :

a. Tali serat alam
Jenis tali ini sudah jarang digunakan. Kekuatan tali ini sangat rendah dan mudah terburai. Tidak memiliki kelenturan, sehingga membahayakan pendaki.

b. Hawser Laid
Tali sintetis, plastik, yang dijalin seperti tali serat alam. Masih sering digunakan terutama untuk berlatih turun tebing. Tali ini relatif lebih kuat dibanding tali serat alam dan tidak berserabut. Kelemahannya adalah kurang tahan terhadap zat kimia, sulit dibuat simpul dan mempunyai kelenturan rendah serta berat.

c. Core dan Sheat Rope (Kernmantel Rope)
Tali yang paling banyak digunakan saat ini, terdiri dari lapisan luar dan dalam. Yang terkenal adalah buatan Edelrid, Beal dan Mammut. Ukuran tali yang umum dipakai bergaris tengah 11 mm, panjang 45 m. Untuk pendakian yang mudah, snow climbing, atau untuk menaikkan barang dipakai yang berdiameter 9 mm atau 7 mm. Tali ini memiliki sifat-sifat :

- Tidak tahan terhadap gesekan dengan tebing, terutama tebing laut (cliff). Bila dipakai untuk menurunkan barang, sebaiknya bagian tebing yang bergesekan dengan tali diberi alas (pading). Tabu untuk menginjak tali jenis ini.
- Peka (tidak tahan) dengan zat kimia.
- Tidak tahan terhadap panas. Bila tali telah dicuci sebaiknya dijemur di tempat teduh.
- Memiliki kelenturan yang baik bila mendapat beban kejut (karena pendaki jatuh, misalnya)

Pada umumnya tali-tali tersebut akan berkurang kekuatannya bila dibuat simpul. Sebagai contoh, simpul delapan (figure of eight) akan mengurangi kekuatan tali sampai 10%.

Karena sifat tali yang demikian, maka dibutuhkan perawatan dan perlakuan yang baik dan benar. Cara menggulung tali juga perlu diperhatikan agar tidak kusut, sehingga tidak mudah rusak dan mudah dibuka bila akan digunakan. Ada beberapa cara menggulung tali, antara lain :

- Mountaineers coil
- Skein coil
- Royal robin style


gambar2. berbagai teknik menggulung tali


2. Webbing (tali pita) dan Sling
Seringkali kita menyebut webbing sebagai sling atau sebaliknya. Webbing memiliki bentuk seperti pita, dan ada dua macam. Pertama lebar 25 mm dan berbentuk tubular, sering digunakan untuk :

- Harness (tali tubuh), swami belt, chest harness, atau
- Alat bantu peralatan lain, sebagai runners (titik pengaman), tangga (etrier) atau untuk membawa peralatan.

Webbing yang lain memiliki lebar 50 mm dan berbentuk pipih, yang biasa digunakan untuk macam-macam body slings. Webbing yang sering disebut juga sebagai flat rope adalah produk sampingan perang dunia II.

gambar 3. carabiner screw gate

3. Carabiners (snapring, snapling, cincin kait)
Secara prinsip, carabiner digunakan untuk menghubungkan tali dengan runners (titik pengaman), sehingga carabiner dibuat kuat untuk menahan bobot pendaki yang terjatuh.

Persyaratan yang harus dibuat oleh assosiasi pembuat peralatan panjat tebing mengharuskan carabiner dapat menahan bobot 1200 kilogram force (kp) atau sekitar 2700 pounds. Sedangkan beban maksimum yang diperbolehkan adalah sekitar 5000 pounds.

Carabiner yang terbuat dari campuran alumunium (Alloy) ini sangat ringan dan cukup kuat, terutama yang bebentuk D. Carabiner yang terbuat dari baja mempunyai kekuatan yang sangat tinggi sampai 10.000 pounds tetapi relatif berat bila dibawa dalam jumlah banyak untuk suatu pendakian.

Berikut ini adalah tabel daftar carabiners, pabrik pembuat dan kekuatan menahan bobot. Bagian yang paling lemah dari carabiner adalah pin, carabiner bentuk D relatif lebih aman dibanding bentuk oval, karena terdapat cekungan yang memberi ruang bagi pin saat carabiner mendapat beban. Kelebihan dari carabiner bentuk oval adalah relatif mudah dikaitkan pada piton.

tabel 2. kekuatan carabiner

Ada carabiner yang dilengkapi tutup pada pintunya (screw gate). Hal ini dimaksudkan agar carabiner tidak tebuka gatenya karena sesuatu hal. Tentunya carabiner ini lebih berat dibandingkan yang tanpa tutup (non screw gate).

4. Piton (peg, paku tebing)
Terbuat dari bahan metal dalam berbagai bentuk. Berfungsi sebagai pengaman, piton ini ditancapkan pada rekahan tebing. Sebagai kelengkapan untuk memasang atau melepas piton digunakan hammer.

gambar 4. Piton

Pada umumnya piton dapat digolongkan dalam 4 jenis, yaitu Bongs, Bugaboos, Knife-blades dan Angle. Piton jenis angle, knife-blades, dan bongs biasanya digunakan untuk rekahan horizontal maupun vertikal. Sedangkan yang bugaboos biasanya dibuat khusus untuk horizontal atau vertikal saja.

Cara pemasangan piton sangat sederhana. Setelah memeriksa rekahan yang akan dipasang piton, kita memilih piton yang cocok dengan rekahan, lalu ditancapkan dan pukul dengan hammer. Salah besar kalau kita memilih piton dulu baru memilih rekahan pada tebing. Untuk mengetahui rapuh tidaknya rekahan yang akan kita pasang piton, adalah dengan memukulkan hammer pada tebing sekitar rekahan. Suara yang nyaring menunjukkan rekahan tersebut tidak rapuh.

Adakalanya rekahan yang kita hadapi membutuhkan cara pemasangan yang berbeda dan atau perlu dimodifikasi dengan alat lain, sehingga perlu beberapa cara khusus dalam pemasangannya.

Cara melepas piton adalah dengan menggunakan hammer yang kita pukulkan pada mata piton searah dengan rekahan sampai pada akhirnya piton dapat ditarik.

gambar 5. Berbagai jenis piton dan hammer

gambar 6.Memasang Piton

5. Chock
Disamping piton, chock juga berfungsi sebagai alat pengaman (runners). Dibuat dalam beberapa jenis dan ukuran, dapat dibagi menjadi : sling chock, wired chock, dan rope chock. Diantaranya berbentuk hexentric dan foxhead.

gambar 7. Chock dan pemasangannya

Chock dibuat dari alumunium alloy sehingga sangat ringan. Cara memasang chock adalah dengan menyangkutkan pada rekahan. Sangat disukai pemanjat yang berpengalaman, karena mudah menempatkannya pada rekahan dan tidak memerlukan tenaga serta waktu banyak seperti halnya memasang piton.

6. Ascendeur
Ascendeur digunakan sebagai alat bantu naik, merupakan perkembangan dari prusik, mudah mendorongnya ke atas tapi dapat menahan beban. Dalam menggunakan ascendeur sebaiknya menggunakan sling terlebih dahulu sebelum disangkutkan pada carabiner. Ascendeur terbagi menjadi 2 jenis yaitu :

a. Jumar
Merupakan alat bantu naik pertama, terbuat dari kerangka alumunium dan baja. Alat ini dapat dipakai untuk tali berdiameter 7 – 11 mm dan berkekuatan 1100 pounds. Jumar sendiri dapat dibagi menjadi 3 macam :

- Standard jumar
- Jumar
- Jumar CMI 5000 (ColoradoMountains Industries). Jenis ini mempunyai kekuatan sekitar 5000 pounds dan carabiner dapat langsung disangkutkan pada kerangkanya.

b. Clog
Alat naik mekanis yang lain, mempunyai prinsip kerja yang sama seperti jumar. Alat ini banyak digunakan di Inggris.

7. Descendeur
Alat ini digunakan turun tebing (abseiling, rapeling). Pada prinsipnya untuk menjaga agar pendaki tidak meluncur bebas. Keuntungan lainnya adalah tubuh tidak tergesek tali, sehingga tidak terasa panas.

gambar 8. jenis descendeur

Beberapa jenis descendeur :
a. Figure of eight
b. Brake bar
c. Bobbin (petzl descendeur)
- single rope
- double rope
d. Modifikasi carabiner . Carabiner yang kita susun sedemikian rupa sehingga berfungsi semacam brake bar.

8. Etrier (tangga)
Bila rute yang akan dilalui ternyata sulit, karena tipisnya pijakan dan pegangan, maka etrier ini sangat membantu untuk menambah ketinggian. Pada Atrificial Climbing, etrier menjadi sangat vital, sehingga tanpa alat ini seorang pendaki akan sulit sekali untuk menambah ketinggian.

gambar 9. etrier

9. Harness
Harness sangat menolong untuk menahan tubuh, bila pendaki terjatuh, Juga akan mengurangi rasa sakit dibandingkan bila kita menggunakan tali langsung ke tubuh dengan simpul bowline on a coil.

Harness yang baik tidak akan mengganggu gerak tubuh dari pendaki. Akan tetapi sangat terasa gunanya bila pendaki dalam posisi istirahat.

Jenis – jenis harness :
a. Full body harness
Harness ini melilit di seluruh tubuh, relatif aman dan biasanya dilengkapi dengan sangkutan alat disekeliling pinggang. Sering dipakai di medan salju/es.
b. Seat harness
Harness ini lebih sering dipakai, mungkin karena tidak begitu mengganggu pendaki dalam bergerak. Seat harness dapat dibuat dari webbing (swami belt) dan diapersling atau dengan menggunakan figure of eight sling.

10. Helm
Bagian tubuh yang paling lemah adalah kepala, sehingga perlu mengenakan helm untuk melindungi dari benturan tebing saat pendaki terjatuh atau bila ada batu yang berjatuhan. Meskipun helm agak mengganggu, tetapi kita akan terhindar dari kemungkinan terluka atau keadaan fatal.

11. Sepatu
Sepatu sangat berpengaruh pada suatu pendakian, ini pun tergantung pada medan yang akan dilalui. Untuk medan batu kapur yang licin dipakai sepatu yang bersol tipis dan rata. Sedangkan untuk medan sand stone (batu pasir) atau medan basah dipakai yang bersol tebal dan bergerigi. Sepatu panjat biasa dibuat tinggi, untuk melindungi mata kaki.

C. PENGETAHUAN TALI-TEMALI

Tati-temali merupakan pengetahuan dasar penting untuk seorang pendaki. Beberapa simpul yang perlu diketahui adalah:

1. Figure of eight knot (simpul delapan)
Paling sering dipakai, mudah dibuat serta melepaskanya setelah mendapat beban. Simpul ini dipakai untuk menyambung tali.

gambar 10. Figure of Eight Knot dan Water Knot

2. Water knot (simpul pita)
Sering digunakan untuk menyambung webbing/sling/tali pita, meskipun dalam keadaan basah.

3. Bowline
Biasanya dipakai untuk anchor (titik tambat), karena sifatnya yang bila mendapat beban akan semakin mengikat. Bowline terdiri dari :

a. Basic bowline
b. Bowline on the bight

gambar 11. Basic Bowline dan Bowline on The Bight

4. Fisherman’s knot (simpul nelayan)
Simpul ini sangat baik untuk menyambung tali, baik tali dalam keadaan basah ataupun bila dua tali yang disambung berbeda ukuran. Yang biasa digunakan :

a. Single fisherman’s knot
b. Double fisherman’s knot

gambar 11. Single Fisherman’s knot dan Double Fisherman’s knot

5. Sheet bend

6. Prusik

7. Overhand Loop

gambar 12. Sheet band, Prusik dan Overhand Loop

D. PRAKTIK PANJAT TEBING

1. Bergerak
Bergerak pada tebing lebih menuntut perhatian kita dalam menggunakan kaki. Pijakan kaki yang mantap akan lebih memudahkan kita dalam bergerak dan untuk memperoleh keseimbangan tubuh. Seorang yang baru belajar panjat tebing biasanya akan memusatkan perhatian pada pegangan tangan. Hal ini justru akan mempercepat lelah dan kehilangan keseimbangan.

Tangan sebenarnya hanya membantu kaki dalam mencapai keseimbangan tersebut, kecuali untuk kasus-kasus tertentu, seperti melewati overhang, layback, dsb. Untuk itu, bagi pemula sebaiknya memusatkan perhatian untuk mencari pijakan (foot hold). Dan membisikkan pada dirinya sendiri “lihat ke bawah….!”.

Unsur terpenting dalam panjat tebing adalah keseimbangan; bilamana menempatkan tubuh, sehingga beban tubuh dapat terpusat pada titik-titik pijakan. Prinsip tiga point sangat baik untuk diterapkan. Yaitu hanya menggerakan satu anggota badan saja (kaki kiri/kanan dan tangan kiri/kanan), sementara tiga anggota badan lain tetap pada pijakan/pegangan.

Kesalahan lain yang biasa dibuat oleh seorang pemanjat pemula adalah menempelkan tubuhnya rapat ke tebing. Hal ini justru merusak keseimbangannya. Tubuh yang menempel pada tebing akan menyusahkan seorang pendaki dalam bergerak.

Dalam melakukan gerakan, tidak perlu mencari pegangan yang terlalu tinggi karena akan cepat menguras tenaga. Seperti halnya bila kita berjalan dengan langkah lebar tentu akan cepat lelah. Bergeraklah seperti ‘puteri solo’, melakukan langkah kecil, tenang tapi pasti.

Hal lain yang mendukung dalam setiap jenis olahraga adalah semangat. Dengan berlatih serius tentu kita akan dapat bergerak dengan anggun. Ada perkataan seperti ini, “The best training for rock-climbing is rock-climbing”, ya berlatih panjat tebing sebaiknya ditebing, melakukan panjat tebing itu sendiri.

Sekali lagi, cobalah untuk mengingatkan diri sendiri dengan membisikkan kata-kata, “lihat ke bawah….”.

2. Menggunakan Kaki
Dalam setiap gerakan, pengerahan energi harus diperhitungkan, sehingga pada saat dibutuhkan, energi tersebut dapat dikerahkan secara penuh. Konservasi energi dengan koordinasi antara otak dengan tubuh adalah keseimbangan antara apa yang terpikir dan apa yang mampu dilakukan tubuh kita.

Posisi telapak kita jelas akan menentukan ketepatan titik beban pada kaki. Menempelkan lutut pada tebing justru akan merusak keseimbangan. Usahakan untuk merencanakan penempatan kaki dahulu sebelum mencari pegangan tangan. Gambar di bawah menunjukkan beberapa penempatan kaki.

3. Menggunakan Tangan
Setelah menempatkan posisi kaki dengan benar, tangan akan membantu dalam mencapai keseimbangan tubuh seseorang pendaki dengan memanfaatkan rekahan atau tonjolan batu. Rekahan tersebut bisa berupa rekahan kecil dan besar yang cukup untuk seluruh badan. Tonjolan secara garis besar dapat dibagi menjadi tiga macam, tonjolan tajam (incut), tonjolan datar (flat), dan tonjolan bulat (rounded/sloping).

Berdasarkan retakan dan tonjolan tebing, maka pegangan dapat dibagi menjadi beberapa macam:

a. Pegangan biasa
Untuk tonjolan yang cukup besar (incut dan flat), seluruh tangan dapat digunakan, tapi ada kalanya sangat kecil sehingga hanya jari yang dapat digunakan.

gambar 13. Flat Hold, Pressure push hold

b. Pegangan Tekan (pressure push hold)
Pegangan ini diperoleh dengan cara mendorong tangan pada bidang batu yang cukup luas.

c. Pegangan Jepit
Jenis ini dipakai untuk tonjolan bulat (rounded atau slopping). Kalau tonjolan ini cukup besar bisa seluruh tangan digunakan, tetapi bila kecil hanya jari saja yang digunakan.

d. Jamming
Pegangan ini dilakukan secara khusus, yaitu dengan cara menyelipkan tangan sehingga menempel dengan erat. Sesuai besar kecilnya celah batu jamming dibagi atas beberapa macam:

- jamming dengan jari atau tangan (finger and hand jamming)
- jamming dengan kepalan atau lengan (fist and arm jamming)

gambar 14. Jamming

4. Gerakan Khusus Dalam Panjat Tebing
Dalam bergerak, sering dijumpai kondisi medan yang sulit dilewati dengan hanya mengandalkan teknik pegangan biasa. Untuk itu, ada beberapa gerakan khusus yang penting diketahui.

a. Layback
Diantara dua tebing yang berhadapan dan membentuk sudut tegak lurus, sering dijumpai suatu retakan yang memanjang dari bawah ke atas. Gerakan ke atas untuk kondisi tebing seperti itu dengan mendorong kaki pada tebing di hadapan kita dan menggeser-geserkan tangan pada retakan tersebut ke atas secara bergantian pada saat yang sama. Gerakan ini sangat memerlukan pengerahan tenaga yang besar, karenanya gerakan harus dilakukan secara tepat sebelum tenaga kedua tangan habis.

b. Chimney
Bila kita menemukan dua tebing berhadapan yang membentuk suatu celah yang cukup besar untuk memasukkan tubuh, cara yang dilakukan adalah dengan chimney yaitu dengan menyandarkan tubuh pada tebing yang satu dan menekan atau mendorong kaki dan tangan pada dinding yang lain. Tindakan selanjutnya adalah dengan menggeser-geserkan tangan, kaki dan tubuh sehingga gerakan ke atas dapat dilakukan. Berdasarkan lebar celah batu yang kita hadapi, maka chimney dapat dibagi atas:

- Wriggling
Wriggling dilakukan pada celah yang tidak terlalu luas sehingga cukup untuk tubuh saja.

- Backing Up
Backing Up dilakukan pada celah yang cukup luas, sehingga badan dapat menyusup dan bergerak lebih bebas.

- Bridging
Bridging dilakukan pada celah yang sangat lebar sehingga hanya dapat dicapai apabila merentangkan kaki dan tangan selebar-lebarnya.

c. Mantelshelf
Dilakukan bila menghadapi suatu tonjolan datar atau flat yang luas sehingga dapat menjadi tempat untuk berdiri. Caranya yaitu dengan menarik tubuh dengan kekuatan tangan dan tolakan kaki sehingga dapat melalui tonjolan tadi. Salah satu kaki kemudian menginjak dataran batu tersebut sejajar dengan tangan, disusul dengan kaki yang lainnya.

d. Cheval
Cara ini dilakukan pada batu yang biasa disebut arete yaitu bagian punggung tebing batu dengan bidang yang sangat tipis dan kecil.Pendaki yang menggunakan cara ini mula-mula duduk seperti menungang kuda pada arete, lalu dengan kedua tangan menekan bidang batu dibawahnya, ia mengangkat atau memindahkan tubuhnya ke atas.

e. Traversing
Adalah gerakan menyamping atau horisontal dari suatu tempat ke tempat lain. Gerakan ini dilakukan untuk mencari bidang batu yang baik untuk dipanjat, untuk mencari rute yang memungkinkan menuju ke atas. Karena gerakan ini horisontal, biasanya lebih banyak digunakan tangan dari pada kaki (hand traveserse).

gambar 15. Traversing

f. Slab Climbing / Friction Climbing
Dilakukan pada tebing yang licin dan tanpa celah atau rekahan serta kondisi tidak terlalu curam.

5. Leading and Runners

a. Leading (memimpin pendakian)
Umumnya dalam setiap pendakian, harus ada seorang yang menjadi pendaki pertama (leader), biasanya dipilih seorang yang berpengalaman. Untuk menjadi leader dibutuhkan pengetahuan yang cukup tentang panjat tebing. Ketenangan dalam menyelesaikan rute-rute sulit, menempatkan piton-piton dan chock dengan tepat, keyakinan untuk bergerak ke atas dengan mulus serta dengan keyakinan pula menempatkan diri pada posisi istirahat. Bila rute tersebut masih asri / belum terjamah sebelumnya, maka menciptakan rute baru menurut seorang pendaki terkenal merupakan karya seni yang luar biasa. Untuk mengamankan dirinya dari kemungkinan jatuh, seorang leader akan menempatkan suatu rangkaian jalur pengaman pada tempat-tempat yang tepat. Jalur pengaman (runners) yang dibuat selurus mungkin, ini dimaksudkan untuk mengurangi gesekan antara karabiner dengan tali pengaman. Hal ini untuk mencegah copotnya runners.

b. Runners
Runners adalah tempat tumpuan tali pengaman yang dipasang oleh pendaki pertama untuk memperkecil jarak jatuh yang mungkin timbul. Semakin banyak runners yang dipakai, makin terjaga pula pengamanan untuk si pendaki. Akan tetapi banyak juga para pendaki yang beranggapan bahwa pemakainan runners harus sesedikit mungkin, untuk menjaga kelestarian tebing bersangkutan. Runners umumnya dipakai untuk proteksi pendaki pertama, akan tetapi untuk kasus-kasus tertentu bisa juga dipakai untuk proteksi pendaki kedua. Sesuai perkembangan peralatan panjat tebing, runners dapat dibentuk dari banyak alat. Akan tetapi pada prinsipnya runners dapat dibentuk dengan piton, sling, dan chock.

6. Belaying dan Anchor

a. Belaying
Merupakan hal yang penting dalam suatu rangkaian panjat tebing (claimbing chain). Belayer yang baik harus terlatih sehingga dapat menyelamatkan leader, bila leader terjatuh. Untuk itu dibutuhkan latihan, disamping memahami cara-cara yang tepat. Komunikasi antara belayer dengan leader harus jelas dan dimengerti oleh kedua belah pihak. Karena adakalanya leader minta belayer untuk mengendorkan tali (slack) ataupun mengencangkan tali (tension). Cara penempatan anchor untuk belayer dan teknik belay yang baik dapat dilihat pada gambar di bawah.

b. Anchor
Anchor (jangkar) adalah suatu titik keamanan awal dimana yang kita buat disangkutkan di sana. Anchor berguna untuk mengikatkan tali yang telah bersimpul tersebut dan dipakai untuk rappeling (turun), naik (memakai alat) atau untuk mengikatkan seseorang bila ia menjadi seorang belayer. Ada anchor alamiah yang relatif kuat dan ada pula anchor buatan dengan bantuan piton, bolt, chock, sling, dan etrier. Anchor buatan umumnya dipakai bila sama sekali tidak ada anchor alamiah misalnya pada suatu pitch di tengah-tengah tebing.

gambar 16. Membuat Anchor Bolt

c. Belaying dan penggunaan Runners
Ada beberapa pendaki yang senang melakukan panjat tebing seorang diri, tetapi kebanyakan kegiatan ini dilakukan oleh satu kelompok yang terdiri dari beberapa pendaki. Dalam ‘free climbing’ beberapa alat pendakian juga digunakan, meskipun pemakaian terbatas untuk proteksi saja. Tali misalnya, bukan untuk memanjat atau pegangan, tapi untuk tali pengaman (safety rope) yang menghubungkan pendaki dengan pendaki lain yang menjadi belayer.

Demikian halnya alat-alat lain seperti karabiner, piton, chock atau sling yang semuanya digunakan untuk proteksi. Pendakian oleh satu kelompok dipandang sebagai suatu hal yang menjamin keamanan para pendaki. Pendaki pertama diikat dengan tali pengaman yang dihubungkan dengan pendaki kedua yang melakukan belaying. Untuk menghindarkan akibat jatuh yang fatal, maka jarak jatuh si pendaki dengan belayer harus dipersempit. Caranya yaitu dengan menempatkan runners (running belay) pada jarak-jarak di tebing batu. Dengan menempatkan runners sebanyak mungkin, diharapkan faktor kejatuhan (fall factor) dapat diperkecil.

Bila pendaki pertama berhasil mencapai tempat berpijak yang aman, maka sekarang ia membantu mengamankan pendaki kedua dengan memberikan belaying (upper belay). Jarak antara tempat pendaki pertama berpijak dengan pendaki kedua yang menjadi belayer (low belaying) secara teknis disebut “pitch”. Jadi banyak pitch pada satu tebing tergantung frekuensi belaying yang dilakukan.

7. Abseiling (Rapeling)
Setelah mencapai puncak tebing, persoalan berikutnya adalah bagaimana turun kembali. Pada saat turun, pandangan pendaki tidak seluas atau sebebas ketika mendaki. Inilah sebabnya mengapa turun lebih sulit dari pada mendaki. Karenanya alat sangat diperlukan pada saat turun tebing (abseiling/rapeling). Cara turun dengan menggunakan tali melalui gerakan atau sistem friksi sehingga laju luncur pendaki dapat terkontrol.

Berdasarkan pemakaian alat maka abseiling dapat dibagi atas : teknik tanpa karabiner (classic method) dan teknik dengan karabiner (crab method).

gambar 17. Abseiling

a. Teknik Dulfer
Cara klasik dalam turun tebing. Hanya menggunakan tali luncur (abseiling rope) yang diletakkan diantara dua kaki lalu menyilang dada dan melalui bahu. Laju turun ditahan dengan satu tangan.

b. Teknik Modified Dulfer
Teknik semi klasik. Menggunakan karabiner tersebut tali luncur menyilang ke salah satu bahu lalu dipegang oleh satu tangan untuk kontrol.

c. Teknik Komando
Di Indonesia, cara ini sering dipakai oleh para komando. Caranya dengan melilitkan karabiner dengan tali sebanyak dua kali, dan dengan melewati antara kaki maka laju badan dikontrol dengan gerakan tali luncur tersebut pada salah satu tangan. Adakalanya tali luncur tersebut tidak melalui dua kaki tetapi hanya satu paha, lalu gerakan friksinya diatur oleh tangan yang sejajar dengan paha tersebut.

d. Teknik Brake Bar
Empat buah karabiner disusun melintang sedemikian rupa sehingga merupakan sistem friksi (lihat kembali: descendeur), lalu tali luncur melewatinya dengan dikontrol oleh satu tangan pendaki. Sistem friksi kemudian dikembangkan dengan sistem descendeur khusus yang disebut bar crab.

Abseiling dengan penggunaan karabiner atau tanpa karabiner dilakukan pada tebing batu yang tidak terlalu tinggi. Bila kita berhadapan dengan satu tebing yang panjang atau tinggi, maka cara ini tidak dianjurkan.Untuk kasus seperti itu dapat menggunakan descendeur, seperti figure of eight, bobbin atau brake bar.

Karena abseiling sangat tergantung pada alat yang dipakai maka persiapan penggunaanya harus betul-betul diperhatikan. Pastikan bahwa ikatan pada anchor benar-benar kuat. Periksa kembali apakah ujung tali telah disimpul. Sebaiknya selain abseile rope persiapkan juga safety rope yang diamankan oleh pendaki kedua.

Dengan memasang karabiner untuk meluncur, mutlak diperhatikan arah pintu (gate) karabiner tersebut. Ingat prinsip friksinya jangan sampai terbalik tetap gate karabiner. Kalau perlu screw gate karabiner.Tangan yang mengontrol laju tidak boleh dilepas, karena luncuran yang tidak terkontrol dapat berakibat fatal.

Jangan memaksa untuk melakukan lompatan pada abseiling, kecuali pada tebing yang menggantung (overhang). Turunlah perlahan-lahan, lompatan akan memberi tekanan pada tali sehingga kemungkinan tali lepas atau aus lebih besar. Lagi pula, lompatan sering membuat pendaki lepas kontrol dan mendarat kurang tepat.

8. Urutan Suatu Pendakian

a. Memilih rute
Pada umumnya dipilih berdasarkan data-data yang sudah ada, misalnya dari buku-buku panduan atau dari para pendaki yang pernah melewatinya.

b. Mempersiapkan peralatan
Persiapkan peralatan yang dibutuhkan sesuai dengan rute yang dipilih.

c. Menentukan leader
Leader dipilih oleh mereka yang dianggap lebih berpengalaman. Apabila dalam regu tersebut kemampuannya sama, leader dapat bergantian.

d. Mempersiapkan pendakian
- Buat anchor pada posisi yang tepat.
- Leader mempersiapkan diri, yaitu seluruh peralatan pendakian yang ditempatkan pada gantungan yang tersedia atau pada sekeliling harness.
- Belayer mempersiapkan diri, yaitu dengan mengikatkan diri pada anchor.
- Aba-aba. Apabila leader telah siap, dia akan berkata “ belay on” dan disahuti oleh belayer dengan “on belay”.

e. Memulai pendakian
- Leader naik menuju pitch (belayer harus seksama memperhatikan seluruh gerakan yang dilakukan oleh leader, cara memasang chock, melewati overhang/tebing atap/tebing yang menggantung istirahat, memasang sling, dsb.
- Leader menyangkutkan tali pengaman pada runner yang dibuatnya.
- Berikutnya kadang-kadang leader melakukan gerakan khusus atau menggunakan tangga untuk dapat terus naik.
- Bila leader jatuh akan tertolong oleh belayer bila runner telah terpasang kuat.
- Setelah cukup tinggi sekitar 40 meter lebih, leader akan mencari tempat yang cukup aman untuk memasang anchor.
- Adakala sebelum setinggi itu terdapat teras lebih baik anchor dipasang di sini. Bila leader merasa cukup aman terikat pada anchor yang dibuat dia akan berkata “belay off”
- Leader telah menyelesaikan pitch I

gambar 18. urutan pendakian

f. Belayer mempersiapkan diri untuk menyusul leader ke pitch I
- Langkah pertama ia akan membuat anchor
- Ujung tali yang dipakai untuk mem-belay disangkutkan pada tubuhnya
- Belayer melakukan cleaning up (membersihkan runner yang dibuat oleh leader). Biasanya ia dilengkapi oleh hammer yang berguna untuk mencopot piton.
- Belayer sebagai pendaki kedua sampai di pitch I

g. Meneruskan ke pitch I
- Bila ada pendaki ketiga, leader akan memasang fixed rope (tali tetap) untuk pendaki ketiga yang naik menggunakan ascendeur.
- Bila hanya berdua, akan dimulai proses pendakian seperti sebelumnya.

9. Artificial Climbing
Pada suatu keadaan tertentu dimana tebing tidak ada hold (tonjolan batu) tetapi hanya ada rekahan kecil yang tidak dapat digunakan untuk pijakan dan pegangan, maka pendakian akan menggunakan alat berupa piton, friend, chock serta etrier dalam menambah ketinggian.

Dalam hal ini etrier menjadi alat yang sangat vital sebagai pijakan. Dengan cara menempatkan etrier pada chock/friend/piton yang terpasang pada rekahan. Pendaki memasang lebih ke atas lagi chock/friend/piton, kemudian etrier dipindahkan pada chock/friend/piton yang terpasang tersebut. Demikian seterusnya berulang-ulang sehingga pendaki mencapai ketinggian yang diinginkan.

Demikianlah ringkasan suatu pendakian pada umumnya. Akhirnya makalah ini kami cukupkan sampai di sini. Untuk lebih jelas sebaiknya kita berlatih di lapangan/tebing.

gambar 19. aid climbing

Daftar Pustaka

Cappon, Massimo. Rock and Ice Climbing, London : Orbish Publishing, 1983
Edwin, Norman. Rock Climbing, Kertas Kerja pada Ceramah BKP Mapala UI, Jakarta, 1981
Ferbers, Peggy (ed.). Mountaineering : The Freedom of The Hills, Washington : The Mountainers, 1974
Loebis, Zamira E. Rock Climbing : Etika dan Gaya, Buletin Mapala UI, 1984
Lougman, Michael. Learning to Rock Climbing, San Fransisco, Sierra Club Books, 1981
Mc Clurg, David. Exploring Caves : A Guide to Underground Wilderness, Ontario : Thomas Nelson and Son‘s. Ltd.,1980
Meredith, Mike. Vertical Caving, Paris, 1982
Montgomery, R. Neil. Single Rope Technique : A Guide for Vertical Cavers, Sidney : The Sidney Speleological Society, 1977
Robbin, Royal. Advance Rockraft, Wasghington : La Sietta Press, 1973
Robbin, Royal. Basic Rockraft, Washington : La Sietta Press, 1973
Scott, Doug K. Big Wall Climbing, London : Kaye and Ward Ltd., 1981

Tempat Perlindungan Darurat (Shelter)

Posted by: miemhypinky on: 10 Oktober 2009

Salah satu usaha penting dalam bertahan hidup adalah membuat tempat perlindungan. Dengan adanya tempat perlindungan maka dalam keadaan darurat manusia tetap dapat bertahan hidup, aman dari bahaya yang ada sesuai dengan situasi dan kondisi alam, sehingga dapat kembali ke keadaan normal seperti semula. Ketika membuat tempat perlindungan, ada hal-hal penting yang perlu dipertimbangkan, yaitu

· Bahan atau material yang secara praktis dapat dijadikan tempat perlindungan.

· Peralatan dan tenaga yang diperlukan.

· Kondisi alam (vegetasi, kontur tanah)

· Berapa lama membuat tempat berlindung dan berapa lama kita akan berlindung.

· Bahaya-bahaya yang diperkirakan dapat mengancam selama kita berlindung.

· Pertimbangan terakhir adalah tempat perlindungan yang dibuat tidak merusak ekosistem alam.

Hal-hal di atas akan sangat mempengaruhi tempat perlindungan yang kita bangun. Contohnya jika kondisi alam hujan deras disertai angin maka tempat perlindungan yang kita buat akan lain dengan kondisi alam yang tenang dan bersahabat. Tempat perlindungan di hutan rimba yang penuh binatang buas akan lain pula dengan di pantai yang relatif tidak ada binatang buas yang mengancam. Selain hal-hal yang harus dipertimbangkan di atas maka ada syarat-syarat tempat perlindungan yang harus dipenuhi yaitu :

· Mampu melindungi dari suhu panas atau dingin.

· Mampu melindungi dari cuaca hujan.

· Aman dari gangguan binatang buas atau binatang lain yang berbahaya bagi manusia.

· Bebas dari gangguan alam seperti angin, longsor dan banjir.

· Dekat dengan sumber air dan makanan.

· Cukup tempat untuk berlindung sesuai dengan jumlah personal yang ada.

· Dalam keadaan tersesat dan butuh pertolongan maka diusahakan tempat perlindungan menarik perhatian orang, misalnya dengan bentuk atau warna yang kontras dengan alam sekitar.

· Untuk kondisi seperti perang, syarat tempat perlindungan adalah tersembunyi sehingga aman dari tinjauan musuh.

Dilihat dari bahan dan cara pembuatan, tempat perlindungan di bagi menjadi dua jenis yaitu tempat perlindungan alami, dan buatan.

TEMPAT PELINDUNGAN ALAMI

Ada beberapa tempat di alam terbuka yang langsung bisa dijadikan tempat perlindungan misalnya : Pohon Pohon bisa digunakan sebagai tempat perlindungan yang paling praktis. Bagian bawah pohon yang rimbun bisa dijadikan tempat berlindung dari panas atau hujan. Namun ada beberapa hal yang harus dicermati sebelum menggunakan pohon sebagai tempat perlindungan, yaitu :

· Pohon tidak bisa digunakan sebagai tempat berlindung dalam jangka waktu yang lama.

· Bukan pohon yang berbahaya, misalnya pohon yang kulit atau daunnya dapat menimbulkan gatal-gatal.

· Pastikan bahwa tidak ada binatang berbahaya yang ada di pohon tersebut misalnya lebah, serangga lain yang mengandung racun atau binatang lain yang bersarang misalnya macan dahan.

· Pohon tersebut cukup kuat

Keuntungan menggunakan pohon sebagai tempat perlindungan adalah :

· Praktis karena bisa langsung diggunakan

· Jika pohon itu mempunyai buah yang bisa dikonsumsi maka paling tidak ada sumber makanan.

· Pohon-pohon tertentu biasanya menandakan bahwa disekitarnya terdapat sumber air, misalnya pohon bambu.

Berlindung menggunakan pohon tidak selamanya aman, bahya-bahaya itu antara lain :

· Roboh. · Masih bisa kena hujan. · Tidak melindungi dari kondisi suhu yang dingin.

· Menjadi sarang serangga berbahaya seperti lebah atau binatang berbahaya lain seperti ular atau macan dahan.

Berikut adalah tips untuk menggunakan pohon sebagai tempat perlindungan :

1. Pilih pohon yang kuat, misalnya pohon beringin atau pohon besar lain. Di beberapa hutan tropis ada pohon randu hutan yang dalamnya berlubang besar sehingga sangat praktis dan aman untuk digunakan sebagai tempat berlindung. Rumpun bambu yang lebat juga bisa dijadikan tempat berlindung darurat karena cukup kuat dan biasanya dekat dengan sumber air, tetapi bagi orang tertentu bambu dapat mengakibatkan dampak gatal-gatal.

2. Perhatikan kekuatan pohon tersebut.

3. Periksa sekitar pohon, pastikan bahwa tempat tersebut aman dari binatang buas, misalnya dengan tidak adanya kotoran hewan berarti sekitar pohon tersebut tidak dihuni oleh binatang.

4. Untuk pohon berlubang, perhatikan lubang bagian atas, karena biasanya tempat tersebut dijadikan sarang beberapa jenis binatang seperti kelelawar atau lebah.

Gua

Gua merupakan tempat yang baik untuk berlindung. Tetapi biasanya gua juga dijadikan tempat berlindung atau sarang binatang buas seperti harimau atau ular. Keuntungan menggunakan gua sebagai tempat berlindung adalah praktis, aman dari panas dan hujan dan biasanya di dalam gua ada sumber air. Hal yang membahayakan jika berlindung di dalam gua adalah ancaman binatang buas, dan persediaan udara yang terbatas. Untuk menggunakan gua sebagai tempat perlindungan, maka lakukan hal-hal berikut ini :

· Pastikan bahwa gua tersebut aman dari binatang buas, dengan memeriksa terlebih dahulu sekitar gua, misalnya apakah ada jejak atau kotoran binatang buas.

· Perkirakan tempat cukup lapang sesuai dengan jumlah personal yang ada.

· Perhatikan keadaan gua, apakah cukup tersedia oksigen dan tidak ada gas berbahaya, ada beberapa gua di bawah tanah yang mengandung/mengeluarkan gas berbahaya.

Jika di dalam gua ada tumbuh-tumbuhan kemungkinan tidak ada gas beracun. Untuk lebih aman, jika memungkinkan uji dengan menggunakan hewan atau api. Jika api tetap hidup maka dilingkungan tersebut tersedia cukup oksigen. · Gunakan bagian gua yang kering. · Untuk gua yang terdapat di sekitar sungai atau laut, perhatikan batas air pasang.

TEMPAT PERLINDUNGAN BUATAN

Tempat perlindungan bisa dibuat baik menggunakan bahan-bahan yang ada di alam misalnya ranting, batang pohon dan daun, atau menggunakan bahan-bahan yang sudah disiapkan misalnya dari kain tahan air atau plastik. Yang paling praktis adalah menggunakan tenda. Di pasaran saat ini tersedia tenda dengan berbagai macam bentuk dan ukuran. Tenda-tenda tersebut sangat praktis dan waktu yang diperlukan untuk mendirikannyapun sangat cepat hanya sekitar 5-10 menit. Bahan-bahan yang digunakan juga relatif kuat dan ringan. Menggunakan bahan dari alam Vegetasi tertentu sangat kaya akan bahan untuk membuat tempat perlindungan. Di hutan tropis bahan yang bisa digunakan adalah ranting, dahan dan daun. Bentuk tempat perlindungan yang bisa dibuat dengan menggunakan bagian-bagian pohon adalah :

Bentuk 1

bentuk-1

Untuk membuat tempat perlindungan seperti gambar di atas, diperlukan bahan-bahan sebagai berikut : · Dua buah pohon sebagai tiang utama. · Daun yang cukup kuat, akan lebih baik jika jenis daunya lebar, misalnya daun pisang. · Batang dan ranting. · Tali, bisa menggunakan tali yang tersedia dari alam misalnya kulit pohon, akar gantung, atau dari bambu. · Pisau atau alat pemotong. Bentuk tempat perlindungan seperti dia atas memang praktis, tetapi ada hal yang harus diperhatikan misalnya arah angin. Untuk tempat yang aman dari binatang buas dan dari kemungkinan angin dan hujan yang deras tempat perlindungan seperti di atas sudah cukup.

Bentuk 2

bentuk-2

Tempat perlindungan di atas digunakan untuk tempat yang bagian dasarnya mengandung air seperti rawa-rawa. Untuk membuat tempat tersebut bahan yang diperlukan adalah : · Daun yang cukup kuat untuk bagian atap, bagian alas bisa menggunakan rumput atau lumut-lumut tebal. · Batang pohon atau ranting yang kuat. · Tali, bisa menggunakan tali yang tersedia dari alam misalnya kulit pohon, akar gantung, atau dari bambu. · Pisau atau alat pemotong. Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk membuat tempat perlindungan tersebut adalah : · Pastikan ketinggian alas di atas air yang menggenang. · Tidak ada binatang buas di sekitarnya mengingat tempat berair seperti rawa biasanya menjadi habitat beberapa binatang berbahaya seperti lintah, ular atau buaya. Kelemahan dari tempat perlindungan tersebut adalah kesulitan untuk membuat perapian mengingat bagian alasnya berair. Jika mungkin maka cara mengatasinya gunakan batu atau batang pohon sebagai dasar perapian.

Bentuk 3

bentuk-3

Bentuk ketiga ini relatif cukup aman untuk berlindung dalam jangka waktu yang lama. Bentuk ini juga lebih aman dari ancaman binatang buas dan kondisi alam yang tidak bersahabat. Untuk membuatnya diperlukan bahan-bahan sebagai berikut : · Tonggok pohon atau batu yang cukup besar. · Daun yang cukup kuat untuk bagian atap, bagian alas bisa menggunakan rumput atau lumut-lumut tebal. · Batang pohon atau ranting yang kuat. · Tali, bisa menggunakan tali yang tersedia dari alam misalnya kulit pohon, akar gantung, atau dari bambu. · Pisau atau alat pemotong. Ketika menggunakan tempat perlindungan bentuk ini, yang perlu diperhatikan adalah arah angin, karena jika terjadi angin kencang maka akan rusak, mengingat pancangan yang digunakan adalah satu tempat. Menggunakan bahan buatan Ketika mengikuti kegiatan di alam terbuka, peserta sudah menyiapkan bahan-bahan yang bisa dijadikan tempat perlindungan. Bahan yang paling praktis untuk dijadikan tempat perlindungan adalah ponco. Selain ponco bisa digunakan juga plastik yang tebal dan kuat. Untuk kondisi perang, seorang tentara lintas udara bisa menggunakan parasutnya sebagai tempat perlindungan. Selain bahan utama atap, bahan lain yang diperlukan adalah tali. Untuk mengikat bisa digunakan tali buatan yang telah dibawa atau tali alami yang terbuat dari akar, untaian rumput, atau kulit pohon.

Contoh bentuk tempat perlindungan dengan menggunakan bahan buatan dan bantuan bahan alami adalah sebagai berikut :

Bentuk 1

buatan-1

Untuk membuat tempat perlindungan di atas sangatlah sederhana. Dengan menggunakan 2 pohon sebagai pancangan utama, atap (ponco atau plastik tebal) dan tali. Faktor utama yang harus diperhatikan untuk membuat bentuk di atas adalah arah angin. Sesuaikan posisi atap dengan arah angin. Bagian yang tertutuplah (luar) yang menerima angin.

Bentuk 2

buatan-2

Bentuk ini hampir sama dengan bentuk pertama, hanya kedua sisinya tertutup oleh atap, sehingga diperlukan jenis ponco yang lebih besar atau gunakan 2 ponco. Bagian tutup kepala dalam ponco bisa ditarik/diikat pada cabang pohon. Bentuk ini lebih aman dari bentuk pertama karena lebih banyak sisi yang terlindung.

Bentuk 3

buatan-3

Bentuk ketiga hampir sama dengan bentuk kedua, perbedaannya ada rangka tengah (Rangka A) yang terbuat dari cabang pohon, disusun untuk memperkuat shelter jika angin bertiup kencang.

Bentuk 4

buatan-4

Bentuk ini sangatlah praktis dan sederhana, namun hanya dapat digunakan oleh seorang saja. Bentuk ini sacara struktural hampir sama dengan bentuk ketiga tempat perlindungan yang menggunakan bahan alami di atas. Perbedaannya adalah bagian atap tidak menggunakan pohon tetapi menggunakan bahan buatan seperti ponco, plastik, atau parasut

Tempat perlindungan di bawah permukaan tanah

buatan-5

Diperlukan cukup tenaga untuk membuat tempat perlindungan di bawah permukaan tanah. Bentuk seperti ini sangat cocok untuk kondisi perang di mana orang yang berlindung harus terhindar dari tinjauan musuh. Untuk membuat tempat perlindungan ini diperlukan lebih dari seorang. Hal yang paling memberatkan adalah membuat galian. Paling praktis adalah menggunakan cekungan bekas bom. Untuk bagian atas bisa menggunakan rangkaian daun atau ponco. Menggunakan rangkaian daun lebih praktis karena warnanya tidak kontras dengan keadaan alam, terutama jika berada di hutan.

Jika sering berlatih maka membuat tempat perlindungan bukanlah hal sulit. Alam juga sudah menyediakan bahan-bahan yang melimpah, walaupun harus selalu diingat pembuatan tempat perlindungan janganlah merusak ekosistem alam yang ada.

*Naskah ini diambil dan disadur dari berbagai sumber (http://pendakigunung.wordpress.com)

Survival di Gunung

Posted by: miemhypinky on: 9 Oktober 2009

Gunung adalah salah satu lingkungan yang tidak lazim dihuni oleh manusia. Namun gunung sering menjadi tempat pilihan pertama bagi sebagian orang untuk kegiatan mereka. Kondisi alam di gunung sangatlah sulit ditebak. Kadang cuaca cerah tapi dengan hitungan menit sudah menjadi hujan disertai angin kencang. Selain itu cuaca di gunung sangat dingin. Tak heran jika banyak terjadi kecelakaan di gunung. Melakukan persiapan dengan baik sebelum melakukan kegiatan di gunung adalah tindakan survival yang utama dan paling mudah dilakukan, tapi manfaatnya adalah sangat besar bagi nyawa manusia. Mengenal medan Secara umum kondisi medan di gunung adalah berbahaya, terutama bagi orang yang tidak pernah mengenalnya, namun bagi sebagian orang gunung adalah tempat yang sangat dicintai karena alamnya yang sangat indah. Selain itu ada sensasi sendiri bagi orang yang bisa mendaki dan mencapai puncak gunung. Berikut adalah beberapa hal tentang kondisi medan di gunung :

· Suhu udara dingin, beberapa gunung di Indonesia bahkan bisa mencapai 0 derajat celcius.

· Kontur tanah tidak rata, banyak jurang dan lembah.

· Sebagian gunung di Indonesia lerengnya terdapat hutan yang lebat, sehingga banyak sumber makanan dan air, namun di bagian puncak gunung, hampir tidak ada sumber makanan.

· Untuk gunung yang mempunyai hutan di lerengnya, biasanya terdapat binatang seperti harimau, babi hutan, ular berbisa dan anjing liar.

Persiapan Hal yang perlu disiapkan ketika melakukan kegiatan di gunung adalah :

* Kondisi tubuh yang sehat.

* Kondisi mental yang stabil.

* Tujuan melakukan kegiatan di gunung harus jelas, supaya pola kegiatan yang dilakukan bisa direncanakan dengan baik. Mengingat kondisi medan di gunung berbeda dengan kondisi medan yang biasa kita hadapi, maka ada peralatan-peralatan dan bahan yang harus kita siapkan dan bawa yaitu:

* Peralatan Dasar

1. Pakaian yaitu : baju lapangan, kaus dari bahan yang bisa menyerap keringat, jelana (buka jins), pakaian dalam secukupnya, jas hujan, kaus kaki, kaus tangan, penutup kepala (topi rimba dan balaclava), ikat pinggang, sepatu untuk mendaki (trekking).

2. Peralatan untuk beristirahat : shelter (tenda buatan atau alami), sleeping bag, matras atau alas.

3. Peralatan untuk masak : kompor, panci, gelas / piring (dari plastik atau bahan lain yang tidak mudah pecah), pematik api, dan bahan bakar (disesuaikan dengan kompor atau pemanas yan tersedia)

4. Peralatan Pribadi : sabun, sikat gigi, handuk, obat pribadi, jarum, benang dan peralatan lain sesuai kebiasaan.

5. Ransel atau tas punggung yang sesuai dengan barang bawaan dan pisau rimba dan ponco.

·Peralatan tambahan

1. Peralatan Navigasi : GPS, peta, kompas, jam tangan

2. Peralatan Fotografi : kamera SLR atau pocket, handycam.

3. Peralatan Komunikasi : telepon selular, handy talky.

Etika di gunung

Di manapu kita berada sebaiknya kita tetap menjaga kebiasaan lingkungan setenpat. Maka ketika melakukan kegiatan di gunung, kebiasaan atau aturan penduduk asli haus kita hormati dan jangan sekali-kali menentangnya. Selain menghormati kebiasaan setempat, berikut adalah hal-hal yang sebaiknya kita lakukan :

· Kendalikan diri, dan ketahuilah kemampuan diri sendiri

· Jangan meninggalkan sampah.

· Jangan meninggalkan api.

· Jika menemukan sumber makanan dan air gunakan seperlunya saja.

· Jagalah keseimbangakn ekosistem yang ada, jangan merusak dan memberi tanda-tanda permanen di gunung. · Gunakanlah jalur yang normal dan aman

· Selalu mengingat jalur mana yang telah dilewati, jika tersesat maka bisa kembali ke jalan semula.

Kecelakaan di gunung

Kegiatan di gunung memang rawan terhadap kecelakaan. Penyebabnya adalah kondisi medan di gunung yang ekstrim. Kecelakaan di gunung biasanya disebabkan oleh :

· Kedinginan

· Kelaparan

· Kehausan

· Kehilangan arah / tersesat

Kedinginan

Hampir sebagian besar korban kecelakaan gunung disebabkan oleh kedinginan. Maka untuk menanmbah angka korban tersebut ada baiknya bertindak cermat ketika kedinginan melanda. Akibat dari kedinginan Akibat dari kedinginan adalah penyakit hipotermia, kondisi tubuh tidak normal karena kedinginan (suhu normal manusia 36-37 derajat celcius). Hipotermia disebabkan karena panas di permukaan tubuh sudah hilang sehingga organ-organ tubuh pun akan mengalami kedinginan. Jika pembuluh darah sampai mengerut karenan kedinginan maka akibatnya sangat fatal, karena bagian tubuh yang sirkulasi darahnya terhenti akan rusak dan penanganannya adalah amputasi. Selain gangguan di organ-organ tubuh, orang yang mengalami hipotermia akan kehilangan koordinasi tubuh dan pola pikir rasional, maka tak heran jika orang yang menderita hipotermia bicaranya akan kacau di luar sadar, bahkan bisa pingsan. Mencegah dan menangani kedinginan

Beberapa point penting ketika mengalami kedinginan adalah :

·Jaga agar pakaian dan tempat istirahat tetap kering

· Jaga peralatan dan pakaian yang dikenakan dalam keadaan bersih

· Makan dan minuman yang panas dan mengandung banyak kalori

· Kurangi aktifitas yang tidak perlu.

· Berlindung di tempat yang aman.

Untuk mencegah kedinginan ketika di gunung yang paling mudah adalah gunakan pakaian penahan dingin seperti jaket. Tetaplah gunakan pakaian yang dapat menyerap keringat dengan baik seperti kaus dari bahan katun sebagai lapisan pertama yang menyentuh kulit. Pakailah juga kaus tangan dan kaus kaki yang baik dan cukup tebal untuk menahan dingin. Selain pakaian, untuk mengatasi dinginnya udara dingin, adalah memanfaatkan api. Dengan membuat perapian maka panas tubuh dapat terjaga dengan baik. Untuk membuat api usahakanlah agar tetap terlokalisasi. Caranya gunakan batu sebagai batas perapian dan sebelum meninggalkan tempat pastikan bahwa api sudah benar-benar padam, kalau perlu siramlah dengan air. Jangan sampai perapian yang dibuat menjadi penyebab musnahnya ekosistem. Cara lain adalah dengan mengkonsumsi makanan dan minuman hangat. Jika kedinginan maka tubuh akan bereaksi melakukan pembakaran kalori menjadi panas. Tapi jika kalori tidak tersedia maka akibatnya akan fatal. Maka makanan dan minuman hangat adalah usaha pencegahan kedinginan dari dalam tubuh yang baik. Perlu diingat juga agar kedinginan tidak menyerang adalah jangan berada di lokasi hempasan angin.

Kelaparan

Ini adalah ancaman bahaya yang paling gampang diprediksi dan ditanggulangi. Sebagai manusia yang setiap kali makan, maka seharusnya bisa mengukur berapa makanan yang diperlukan dalam jangka waktu tertentu. Rumus yang sering digunakan untuk membawa jumlah makanan yang diperlukan adalah 2n+1 (n adalah jumlah hari selama melakukan kegiatan), jika kegiatan dilakukan selama 2 hari, maka perbekalan yang dibawa adalah 5 x jumlah makanan dalam kondisi normal. Jika sampai terjadi kelaparan maka penyebabnya adalah: salah perhitungan, hilang, atau tersesat sehingga waktu kegiatan menjadi lebih lama. Kelaparan akan menjadi masalah serius, dalam jangka waktu tertentu, tergantung kondisi masing-masing orang, kelaparan dapat menyebabkan kematian. Satu-satunya jalan untuk mengatasi bahaya kelaparan di gunung adalah mencari bahan makanan dan makan.

Kehausan

Air adalah bagian yang sangat penting dalam tubuh manusia. Kekurangan cairan dalam tubuh akibatnya sangat fatal (kematian) dibandingakan kekurangan makanan. Dampak dari kehausan atau dehidrasi adalah : · Pingsan · Kehilangan orientasi dan pola pikir rasional

· Gerakan-gerakan tubuh tidak terkoordinasi (gemetar)

· Mati Jika dalam keadaan dihidrasi, maka langkah darurat yang harus dilakukan adalah :

· Mencari tempat berteduh (jika cuaca panas)

· Istirahat dan kurangi aktifitas yang tidak perlu.

· Cari sumber air yang bisa dimanfaatkan dengan aman

Kehilangan arah / tersesat

Kegiatan di alam terbuka mempunyai resiko utama tersesat. Ketika orang tersesat maka kondisi mental mereka akan menurun, panik, lebih-lebih jika sendirian. Berikut tip untuk menangani keadaan tersebut :

· Pastikan bahwa dalam perjalanan, arah yang dituju benar, paling tidak ada orang lain yang tahu arahnya.

· Selalu gunakan alat-alat navigasi seperti peta, kompas, GPS, dan alat komunikasi.

· Jika sudah tersesat, kembali lagi ke jalan sebelumnya, jika tidak ketemu maka langkah yang terbaik adalah berhenti dan beristirahat dulu, berpikir, kenali medan dengan bantuan alat navigasi dan merencanakan tindakan selanjutnya – Rumus STOP (Site, Thingking, Observation, Planing)

· Gunakanlah alat komunikasi untuk mengubungi orang lain.

Jika tersesat dan perjalanan tidak mungkin dilakukan maka langkah yang ditempuh adalah :

· Buat tempat perlindungan untuk istirahat.

· Jaga agar kondisi tubuh tetap dapat beraktifitas dengan baik.

· Periksa peralatan dan bahan makanan, jika tidak cukup, maka sebaiknya mencari.

· Komunikasi dengan orang lain, jika tidak mungkin maka buat tanda untuk menarik perhatian orang.

*Naskah ini diambil dan disadur dari berbagai sumber (http://pendakigunung.wordpress.com)

Manajemen Peralatan dan Perjalanan

Posted by: miemhypinky on: 9 Oktober 2009

Persiapan

Untuk merencanakan suatu perjalanan ke alam bebas harus ada persiapan dan penyusunan secara matang. Ada rumusan yang umum digunakan yaitu 4W & 1 H, yang kepanjangannya adalah Where, Who, Why, When dan How.

Berikut ini aplikasi dari rumusan tersebut:

  • Where (Dimana), untuk melakukan suatu kegiatan alam kita harus mengetahui dimana yang akan kita digunakan, misalnya: Tangkiling-Bukit Batu-Palangkaraya.
  • Who (Siapa), apakah anda akan melakukan kegiatan alam tersebut sendiri atau dengan berkelompok. contoh: satu kelompok (25 personil) terdiri dari 5 orang anggota penuh (panitia) dan 20 orang siswa DIKLAT (peserta)
  • Why (Mengapa), ini adalah pertanyaan yang cukup panjang jawabannya dan bisa bermacam-macam contoh : Untuk melakukan DIKLATSAR.
  • When (Kapan) waktu pelaksanaan kegiatan tersebut, berapa lama ? contoh : 23 Februari 2005 sampai dengan 25 Februari 2005

Dari pertanyaan-pertanyaan 4 W, maka didapat suatu gambaran sebagai berikut: pada tanggal 23-25 Februari 2005 akan diadakan DIKLAT, yang akan dilaksanakan oleh 5 panitia dan diikuti 20 orang siswa DIKLAT. Tempat yang digunakan untuk DIKLAT tersebut yaitu di Tangkiling-Bukit Batu-Palangkaraya.

Untuk How [Bagaimana] merupakan suatu pembahasan yang lebih komprehensif dari jawaban pertanyaan diatas ulasannya adalah sebagai berikut :

  • Bagaimana kondisi lokasi
  • Bagaimana cuaca disana
  • Bagaimana perizinannya
  • Bagaimana mendapatkan air
  • Bagaimana pengaturan tugas panitia
  • Bagaimana acara akan berlangsung
  • Bagaimana materi yang disampaikan
  • dan masih banyak “bagaimana ?” lagi (silahkan anda mengembangkannya lagi)

Dari jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang timbul itulah kita dapat menyusun rencana gegiatan yang didalamnya mencakup rincian :

  1. Pemilihan medan, dengan memperhitungkan lokasi basecamp, pembagian waktu dan sebagainya.
  2. Pengurusan perizinan
  3. Pembagian tugas panitia
  4. Persiapan kebutuhan acara
  5. Kebutuhan peralatan dan perlengkapan
  6. dan lain sebagainya.

Yang tidak kalah pentingnya adalah anda akan mendapatkan point-point bagi kalkulasi biaya yang dibutuhkan untuk melakukan kegiatan tersebut.

Packing

Sebelum melakukan kegiatan alam bebas kita biasanya menentukan dahulu peralatan dan perlengkapan yang akan dibawa, jika telah siap semua inilah saatnya mempacking barang-barang tersebut ke dalam carier atau backpack. Packing yang baik menjadikan perjalanan anda nyaman karena ringkas dan tidak menyulitkan.
Prinsip dasar yang mutlak dalam mempacking adalah :

  1. Pada saat back-pack dipakai beban terberat harus jatuh ke pundak, Mengapa beban harus jatuh kepundak, ini disebabkan dalam melakukan perjalanan [misalnya pendakian] kedua kaki kita harus dalam keadaan bebas bergerak, jika salah mempacking barang dan beban terberat jatuh kepinggul akibatnya adalah kaki tidak dapat bebas bergerak dan menjadi cepat lelah karena beban backpack anda menekan pinggul belakang. Ingat : Letakkan barang yang berat pada bagian teratas dan terdekat dengan punggung.
  2. Membagi berat beban secara seimbang antara bagian kanan dan kiri pundak Tujuannya adalah agar tidak menyiksa salah satu bagian pundak dan memudahkan anda menjaga keseimbangan dalam menghadapi jalur berbahaya yang membutuhkan keseimbangan seperti : meniti jembatan dari sebatang pohon, berjalan dibibir jurang, dan keadaan lainnya.
    Pertimbangan lainnya adalah sebagai berikut :
  • Kelompokkan barang sesuai kegunaannya lalu tempatkan dalam satu kantung untuk mempermudah pengorganisasiannya. Misal : alat mandi ditaruh dalam satu kantung plastik.
  • Maksimalkan tempat yang ada, misalkan Nesting (Panci Serbaguna) jangan dibiarkan kosong bagian dalamnya saat dimasukkan ke dalam carrier, isikan bahan makanan kedalamnya, misal : beras dan telur.
  • Tempatkan barang yang sering digunakan pada tempat yang mudah dicapai pada saat diperlukan, misalnya: rain coat/jas hujan pada kantong samping carrier.
  • Hindarkan menggantungkan barang-barang diluar carrier, karena barang diluar carrier akan mengganggu perjalanan anda akibat tersangkut-sangkut dan berkesan berantakan, usahakan semuanya dapat dipacking dalam carrier.

Mengenai berat maksimal yang dapat diangkat oleh anda, sebenarnya adalah suatu angka yang relatif, patokan umum idealnya adalah 1/3 dari berat badan anda , tetapi ini kembali lagi ke kemampuan fisik setiap individu, yang terbaik adalah dengan tidak memaksakan diri, lagi pula anda dapat menyiasati pemilihan barang yang akan dibawa dengan selalu memilih barang/alat yang berfungsi ganda dengan bobot yang ringan dan hanya membawa barang yang benar-benar perlu.

Memilih dan Menempatkan Barang

Dalam memilih barang yang akan dibawa pergi mendaki atau kegiatan alam bebas selalu cari alat/perlengkapan yang berfungsi ganda, tujuannya apalagi kalau bukan untuk meringankan berat beban yang harus anda bawa, contoh : Alumunium foil, bisa untuk pengganti piring, bisa untuk membungkus sisa nasi untuk dimakan nanti, dan yang penting bisa dilipat hingga tidak memakan tempat di carrier.

Matras ; Sebisa mungkin matras disimpan didalam carrier jika akan pergi kelokasi yang hutannya lebat, atau jika akan membuka jalur pendakian baru. Banyak rekan pendaki yang lebih senang mengikatkan matras diluar, memang kelihatannya bagus tetapi jika sudah berada di jalur pendakian, baru terasa bahwa metode ini mengakibatkan matras sering nyangkut ke batang pohon dan semak tinggi, lagipula pada saat akan digunakan matrasnya sudah kotor.

Kantung Plastik ; Selalu siapkan kantung plastik didalam carreir anda, karena akan berguna sekali nanti misalnya untuk tempat sampah yang harus anda bawa turun, baju basah dan lain sebagainya. Gunakan selalu kantung plastik untuk mengorganisir barang barang didalam carrier anda (dapat dikelompokkan masing-masing pakaian, makanan dan item lainnya), ini untuk mempermudah jika sewaktu-waktu anda ingin memilih pakaian, makanan dsb.

Menyimpan Pakaian ;
Jika anda meragukan carrier yang anda gunakan kedap air atau tidak, selalu bungkus pakaian anda didalam kantung plastik [dry-zax], gunanya agar pakaian tidak basah dan lembab. Sebaiknya pakaian kotor dipisahkan dalam kantung tersendiri dan tidak dicampur dengan pakaian bersih.

Menyimpan Makanan ;
Pada gunung-gunung tertentu (misalnya Rinjani) usahakan makanan dibungkus dengan plastik dan ditutup rapat kemudian dimasukkan kedalam keril, karena monyet-monyet didekat puncak / base camp terakhir suka membongkar isi tenda untuk mencari makanan.

Menyimpan Korek Api Batangan ;
Simpan korek api batangan anda didalam bekas tempat film (photo), agar korek api anda selalu kering.

Packing Barang / Menyusun Barang Di Carrier ;
Selalu simpan barang yang paling berat diposisi atas, gunanya agar pada saat carrier digunakan, beban terberat berada dipundak anda dan bukan di pinggang anda hingga memudahkan kaki melangkah.

Perlengkapan Pribadi Alam Bebas
Outdoor activity atau kegiatan alam bebas merupakan kegiatan yang penuh resiko dan memerlukan perhitungan yang cermat. Jika salah-salah maka bukan mustahil musibah akan mengancam setiap saat. Sebagai contoh, sebuah referensi pernah mencatat bahwa salah satu kegiatan alam bebas yaitu rock climbing [panjat tebing] merupakan jenis olahraga yang resiko kematiannya merupakan peringkat ke-2 setelah olahraga balap mobil formula-1.

Tentu saja resiko tersebut terjadi apabila safety-procedure tidak menjadi perhatian yang serius, tetapi apabila safety-procedure diperhatikan dan sering berlatih, maka resiko tersebut dapat ditekan sampai titik paling aman.

Perjalanan alam bebas pasti akan bersentuhan dengan cuaca, situasi medan dan waktu yang kadang tidak bersahabat, baik malam atau siang hari, oleh karena itu perlu dipersiapkan perlengkapan yang memadai.

Salah satu “perisai diri” ketika melakukan aktivitas alam bebas adalah perlengkapan diri pribadi. Berikut digambarkan beberapa perlengkapan pribadi standard.

1. Tutup kepala/topi
Untuk melindungi diri dari cuaca panas atau dingin perlu penutup kepala. Dalam keadaan panas atau hujan, maka tutup kepala yang baik adalah yang juga dapat melindungi kepala dan wajah sekaligus. Untuk ini pilihan terbaik adalah topi rimba atau topi yang punya pelindung keliling. Topi pet atau topi softball tidak direkomendasikan.
Pada cuaca dingin malam hari atau di daerah tinggi, maka penutup kepala yang baik adlah yang dapat memberikan rasa hangat. Pilihannya adalah balaklava atau biasa disebut kupluk.

2. Syal-slayer
Slayer atau syal bukan hanya digunakan sebagai identitas organisasi, tetapi sebetulnya mempunyai fungsi lainnya. Syal/slayer dapat digunakan untuk menghangatkan leher ketika cuaca dingin, dapat juga digunakan sebagai saringan air ketika survival. Syal/slayer juga sangat berguna ketika dalam keadaan darurat, baik digunakan untuk perban darurat atau sebagai alat peraga darurat. Oleh karenanya disarankan menggunakan syal/slayer yang berwarna mecolok dan terbuat dari bahan yang kuat serta dapat menyerap air namun cepat kering.

3. Baju
Kebutuhan ini multak, tidak bisa beraktivitas tanpa baju [bayangkan kalau tanpa ini, maka kulit akan terbakar matahari]. Baju yang baik adalah dari bahan yang dapat menyerap keringat, tidak disarankan menggunakan baju dari bahan nilon karena panas dan tidak dapat meyerap keringat. Baju dengan bahan demikian biasanya adalah planel atau paling tidak kaos dari bahan katun.
Pilihan warna untuk aktivitas lapangan seperti halnya juga slayer/syal adalah yang mencolok agar bia terjadi keadaan darurat [misalnya hilang] dapat dengan mudah diidentifikasi dan dikenali.
Dalam beraktivitas di alam bebas jangan pernah melupakan baju salin/ganti, hal ini karena aktivitas lapangan akan sangat banyak mengeluarkan energi yang membuat badan kita berkeringat. Bawalah baju salain 2 atau 3 buah.

4. Celana
Celana lapang yang baik adalah yang memnuhi syarat ringan, mudah kering dan dapat menyerap keringat. Pemakaian bahan jeans sangat tidak direkomendasikan karena berat dan susah kering dan membuat lecet. Celana yang baik adalah kain dengan tenunan ripstop [bila berlubang kecil tidak merembet atau robek memanjang]. Bila aktivitas dilakukan di daerah pantai atau perairan juga baik bila menggunakan bahan dari parasut tipis.
Selain celana panjang, jangan lupa bahwa under-wear juga penting. jangan lupa juga untuk menyediakan serep ganti.

5. Jaket
Salah satu perlengkapan penting dalam alam bebas adalah jaket. Jaket digunakan untuk melindungi diri dari dingin bahkan sengatan matahari atau hujan.
Jaket yang baik adalah model larva, yaitu jaket yang panjang sampai ke pangkal paha. Jaket ini juga biasanya dilengkapi dengan penutup kepala [kupluk]. Akan sangat baik bila jaket yang memiliki dua lapisan (double-layer). Lapisan dalam biasanya berbahan penghangat dan menyeyerap keringat seperti wool atau polartex, sedang lapisan luar berfungsi menahan air dan dingin. Kini teknologi tekstil sudah mampu memproduksi Gore-Tex bahan jaket yang nyaman dipakai saat mendaki bahan ini memungkinkan kulit tetap bernafas, tidak gerah mengeluarkan keringat mampu menahan angin (wind breaking) dan resapan air hujan (water proff) sayang, bahan ini masih mahal. Yang paling baik jaket terbuat dari bulu angsa-biasanya digunakan untuk kegiatan pendakian gunung es].

6. Slepping bag
Istirahat adalah kebutuhan pegiat alam bebas setelah aktivitas yang melelahkan seharian. Tempat istirahat yang ideal adah dengan menggunakan slepping bag [kantong tidur]. Slepping bag yang baik juga biasanya terbuat dari dua sisi, yaitu yang dingin, licin dan tahan air satu sisi, dan yang hangat dan tebal disisi lain. Penggunaannya sesuai dengan cuaca saat istirahat.

7. Sepatu
Sepatu yang baik yaitu yang melindungi tapak kaki sampai mata kaki, kulit tebal tidak mudah sobek bila kena duri. keras bagian depannya, untuk melindungi ujung jari kaki apabila terbentur batu. bentuk sol bawahnya dapat menggigit ke segala arah dan cukup kaku, ada lubang ventilasi bersekat halus. Gunakan sepatu yang dapat dikencangkan dan dieratkan pemakaiannya [menggunakan ban atau tali. Dilapangan sepatu tidak boleh longgar karena akan menyebabkan pergesekan kaki dengan sepatu yang berakibat lecet. Penggunaan sepatu juga harus dibarengi dengan kaos kaki. Untuk ini juga sebaiknya disediakan kaos kaki serep bial suatu saat basah.

8. Carrier
Carrier bag atau ransel sebaiknya gunakan yang tidak terlalu besar tetapi juga tidak terlampau kecil, artinya mapu menampung perlengkapan dan peralatan yang dibawa. Sebaiknya jangan menggunakan carrier yang mempunyai banyak kantong dibagian luar karena dalam keadaan tertentu ini akan menghambat pergerakan. Gunakan carrier yang ramping walaupun agak tinggi, ini lebih baik daripada yang gemuk tetapi rendah. Sebelum berangkat harus diperhatikan jahitan-jahitannya, karena kerusakan pada jahitan terutama sabuk sandang akan berakibat sangat fatal.

9. Alat masak, makan dan mandi
Perlengkapan sangat penting lainnya adalah alat masak, makan dan mandi. Bagimanapun juga dalam kondisi lapangan kita sangat perlu untuk menghemat aktu dan bahan masalak. Gunakan alat dari alumunium karena cepat panas, untuk ini nesting menjadi pilihan yang sangat baik, disamping dia ringkas dan serba guna. Juga perlu dipersiapkan alat bantu makan lainnya (sendok, piring, dll) dan pastikan bahan bakar untuk memasak / membuat api seperti lilin, spirtus, parafin, dll.
Jangan lupa juga siapkan phiples minum sebagai bekal perjalanan [saat ini banyak tersedia model dan jenis phipless].
Perlengkapan mandi juga sangat penting karena tidak jarang perjalanan dilakukan berhari-hari dengan tubuh penuh keringat. Bawalah alat mandi seperti sabun yang berkemasan tube agar mudah disimpan dan tidak perlu membuang sampah bungkusan disembarang tempat.

10. Obat-obatan dan Survival Kits
Perlengkapan pribadi lainnya yang sangat penting adalah obat-obatan, apalagi kalau pegiat mempunyai penyakit khusus tertentu seperti asma. Disamping obat-obatan juga setidaknya mempunyai kelengkapan survival kits

*Naskah ini diambil dan disadur dari berbagai sumber

mY daY

Januari 2012
S S R K J S M
« Des    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Twitter Terbaru

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 2 pengikut lainnya.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.