Pelajaran Berharga… Motif Penipuan, Kewaspadaan, Keihkalasan & Kesabaran


ALLAH ga Buta… ALLAH ga Lupa….

ALLAH Maha MENGETAHUI… ALLAH Maha ADIL…

Astagfirullah Al-Adzim….

Sampai saat ini, Hanya kata itu yang bisa saya ucapkan berkali-kali dalam hati…

Bermula dari kejadian di pagi hari itu, setiba dikantor saya langsung mengeluarkan ponsel dari tas dan hendak memasukan kedalam laci mmeja kerja saya. Secara tidak sengaja saya melihat IM dari salah satu sahabat saya. Awalnya percakapan biasa ajah, sekedar tanya kabar dan say hello…. dan kemudian berlanjut ke pembicaraan yang mungkin dari awal sudah dia tunggu-tunggu.

Sahabat saya, sebut ajah Aliah *yang tenyata id IM-nya telah di bajak oleh orang lain* meminta tolong meminjam sejumlah uang untuk di transferkan ke No. Rekening salah satu Bank Swasta ternama yang dia berikan kepada. Tanpa berfikir panjang, saya meng-iyakan dan langsung mengirimkan sejumlah yang di minta. Setelah saya konfirmasi bahwa transaksi berhasil, dia kembali meminta tolong untuk mengirimkan sejumlah uang, yang tentu saja dengan jumlahnya 2x lipat lebih besar… Masya ALLAH, dengan gampangnya saya pun langsung mengiyakan dan melakukannya. Yang terlintas dipikiran saya saat teman itu memnita tolong hanya pikiran bahwa di tempat dia tinggal, masih terlalu pagi untuk keluar rumah untuk sekedar transfer, toh dia juga janji 1jam lagi bakal balikin uang yang dia pinjam. Saya hanya berfikiran, selama uang ada direkening dan belum butuh yntyk segera digunakan tidak masalah dipakai untuk membantu teman yang lebih membutuhkan…

Nah, disinilah letak kecerobohan dan keteledoran saya… saya tidak berfikiran untuk konfirmasi teman, meski hanya lewat sms or nelpon…. saya hanya berinisiatif mengambil foto bukti transaksi dan mengirimkan ke bbm dia…. Saya baru sadar telah menjadi korban penipuan setelah teman pemilik id IM menerima foto transaksi yang saya kirimkan…. Masya ALLAH, saya hanya bisa lemas dan bingung untuk beberapa saat…. Betapa tidak, dengan mudahnya ssaya terperdaya!! Ibarat kata : ”Bagai Kerbau di Cucuk Hidung”…

Setelah terdiam beberapa saat, saya berusaha untuk menelpon Call Centre Bank tempat saya membuka rekening untuk menblokir transaksi yang baru saja saya lakukan. Innalillahi, semua tidak bisa di Cancel….

Setelah saya kembali keruangan, ternyata oknum yang telah menipu saya sudah mengirimkan begitu banyak pesan dan dengan terus terang mengatakan bahwa dia telah menipu saya… Alhamdulillah, meskipun dia telah menipu saya setidaknya dia masih beritikad baik untuk mengakui perbuatannya. Dan dia juga mengatakan bahwa dia terpaksa karena sangat butuh uang sehingga harus menipu saya untuk mendapatkan uang… awalnya dai berjanji akan segera mengembalikan uang saya begitu barang yang dia jual *dibeli dengan uang dari saya* sudah laku… Hemmmmp, saya masih berusaha untuk memaafkan dia untuk perlakuannya pada saya.

Sorenya, sang pelaku mencoba menghubungi saya meminta tolong untuk mengirimkan email bukti transaksi. Saya masih berharap dengan m,embantunya, dia melihat niat baik saya dan akan mengembalikan uang tersebut, akhirnya saya mencoba mengirimkan bukti transaksi yang dia minta plus foto bukti transaksi yang sudah saya ambil pagi harinya.

Selain mencoba untuk tetap berkomunikasi dengan si peminjam *terlalu kasar kalau mengatakan penipu karena setiap dia menghubungi saya dia menyebut “yang pinjam uang mba mimi”…. *, saya juga tetap berusaha menghubungi Bank agar transaksi bisa dibatalkan, saya juga mencoba menghubungi beberapa teman yang kemungkinan bisa membantu… Masya ALLAH, benar-benar tidak ada jalan untuk membatalkannya. Akhirnya saya benar-benar pasrah dan ikhlas, mungkin uang tersebut memang hak orang lain yang ALLAH titipkan pada saya. saya hanya mencoba  berintrospeksi diri, mungkin sedekah yang saya keluarkan masih kurang….

Sampai saat ini, sudah lewat batas waktu yang dia janjikan, uang yang dia pinjam *istilah dia* belum juga masuk ke rekening saya. Saya pun coba menghubunginya, dan dia mengatakan bahwa paling lamabt 2hari lagi. Saya pun mencoba percaya dengan apa yang dia katakan *mencoba tetap berprasangka positif*. Beberapa kali dia juga coba hubungi saya dengan no telpon saya dan mencoba meyakinkan bahwa uang akan tetap dia kembalikan. Insya ALLAH. Namun, sampai saat ini sudah 2 hari berlalu dari kejadian itu… Sudah beberapa kali saya mencoba mengecek rekening saya dan saldo belum juga berubah…

Saya hanya berusaha untuk ikhlas, kalau memang uang itu bukan rejeki saya berarti ALLAH telah mengambil titipannya dari saya. Jangankan uang dan harta, nyawa pun akan diambil oleh pemiliknya bila sudah waktunya… Jangan sampai kehilangan harta membuat kita gundah dan sedih berkepanjangan…

Kejadian ini cukup kita jadikan sebagai pelajaran untuk lebih berhati-hati…

Seperti kata orang tua, pengalaman SANGAT BERHARGA dan HARUS dibayar dengan MAHAL…. Cukuplah kejadian ini menimpa saya, dan menjadi pelajaran buat kita semua.

Hikmah dari kejadian yang saya alami :

  • Motif penipuan sangat beragam saat ini, berhati-hati dan waspadalah…. terutama bila ada teman yang memninta bantuan berupa uang baik melalui media Jejaring Sosial seperti FB, YM dll… sebiaknya konfiemasi kepada yang bersangkutan melalui telpon or SMS.
  • ALLAH skadang menegur Hambanya dengan sedikit sentilan, agar bisa lebih berhati-hati!! Percaya pada sesama boleh saja, namun tidak ada salahnya untuk tetap WASPADA!
  • Semua yang kita miliki dalah titipan dari ALLAH, kapan saja ALLAH bisa mengambilnya dengan cara apapun… Jangan sampai kehilangan Harta mambuat kita menjadi bersusah hati.

ALLAH ga Buta!!!! Dia melihat setiap tindakan Hambanya…

ALLAH ga Lupa!!!! Dia mengingat semua yang Hambanya telah perbuat….

Ada malaikat-Nya yang mencatat amalan baik dan buruk, dan Kelak kita semua akan menerima Hizab atas apa yang telah kita perbuat…

ALLAH Maha Mengetahui!!! Dia tau akan Niat dan Tujuan yang Hambanya lakukan…

ALLAH Maha ADIL!!! Dia akan membalas semua amalan Hambanya, baik dan Buruk…

Tidak perlu menunggu Akhirat, di Dunia pun balasan atas kebaikan dan keburukan akan kita dapatkan dari lingkungan sekitar kita… Dan akan ada hari dimana kita akan menerima semua balasan atas kebaikan…

Insya ALLAH, JANJI ALLAH itu PASTI!!!! ALLAHU AKBAR!!!

Iklan

…CinTaQ PaDaMu…


SubHanaLLaHYa Allah, jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu, agar bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu.

Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta, jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku pada-Mu

Ya Allah, jika aku jatuh hati, izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu, agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.

Ya Rabbana, jika aku jatuh hati, jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling pada hati-Mu.

Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu, rindukanlah aku pada seseorang yang merindui syahid di jalan-Mu.

Ya Allah, jika aku rindu, jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku merindukan syurga-Mu.

Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu, janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhirmu.

Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu, jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia kepada-Mu.

Ya Allah, jika Kau Halalkan aku merindui kekasih-Mu, jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu.

Ya Allah, Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu, telah berjumpa pada taat pada-Mu, telah bersatu dalam dakwah pada-MU, telah berpadu dalam membela syariat-Mu. Kokohkanlah ya Allah ikatannya. Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan nur-Mu yang tiada pernah pudar. Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu.

——————-

Jika… dan berandai-andainya terpaksa dicoret. Karena berandai-andai tidak baik.

Hari ini..Kemarin..seKarang..Esok…….


Hari ini… tepat setahun yang Lalu.. saat semua asa&Harapan PORAKPORANDA oleh kenyataan yang sangat sulit untuk ku terima… semua seolah direngut dariKu, kebahagiaan, Harapan, mimpi indah…

Hari ini… semua masih dalam Ketidakpastian.. smua masih ga pasti… ketiKa ku ajukan tanya untuk memastikan semua… tak ada jawab yang kudapa, smuanya hanya melahirkan kekecewaan baru! smua hanya terus menambah duka yang menggantung!!! apakam mesti seperti ini terus,,, sampai Kapan??? apa aku masih harus di sini hingga RAGA&RASA ini mengering dan Kaku!!!

Hari ini.. setahun Kemudian.. akankah smuanya sesuai dengan Harapanku??? akankah doa itu berbuah manis??? atau Hanya melahirkan kecewa dan memintaku Untuk kembali berSABAR… menunggu Hingga engKau benar-benar menunkukKan janjiMu Ya ALLAH… tentang kebahagiaan yang abadi itu??? apakah itu benar ada… atau bahagia yg Kau Janjikan hanya angan bagiku???

Kadang diri ini ingin BerontaK!!! menentang semua KetetapanMu… menolaK semua Ujian-ujian Kecil dari-Mu ya ALLAH… AstagHfiRuLLAH,,, ampuni Hamba YA ALLAH… Hamba hanya manusia biasa yang penuh dengan keterbatasan… punya nafsu dan keinginan yg Kadang terlalu muluk!

YA ALLAH,,, semoga Bahagia yg Kau Janjikan itu adaLah JANNAH-mu… Kalau memang itu, insaa ALLAH aKu aKan siap menantinya YA ALLAH.. meskipun harus tertatih di dunia Yg fana ini untuk meraih Bahagia yang Kekal YA ALLAH… RidHoi Hamba Ya ALLAH!!!

Bimbing Hamba YA ALLAH untuk meraih JANNAH mu… Berikan HAMBA RahmatMU YA ALLAH!!! Kuatkan iman ini selalu YA ALLAH… tuntun Hamba untuk selalu Takwa padaMU YA ALLAH!!!

Serpihan aSa & HarapaN


Cinta,  Engkau Bagaikan Embun Pagi Yang Menyejukan Hati Ini
Cinta,  Engkau Bagaikan Sinar Mentari Yang Menerangi Hati Ini
Cinta,  Ku Mohon Janganlah Engkau Berpaling Dari Diriku
Cinta,  Engkaulah Jantung Dari Hidupku Yang Fana ini

Kini Cinta Itu T’lah Pergi Meninggalkan Diriku Dan Mimpi – Mimpiku
Cinta itu Pergi Karena Kesalahan yan T’lah Ku Perbuat
Akankah Cinta Itu Akan Kembali Padaku?
Kini Hanya Serpihan ASA dan HARAPAN Yang Tersisa

Kini Ku Hanya Bisa Berharap Tuhan Akan Memberikan Kesempatan

Untuk Menyayanginya Sekali Lagi Dalam Hidupku
Kini ku Hanya Bisa Berdoa Agar Dia Selalu

Dalam Perlindungan Dan Karunia Sang Pencipta
Sampai Waktu Ku Untuk Hidup T’lah Habis

Tak Akan Ada yang Bisa Mengganti Dirinya Dihatiku

Harapan & KenyataaN


Ada bayang yang tak pernah pergi
Ada nama yang s’lalu mendiami
serta seutas wajah yang menerangi
Pada hati…bangkitkan semangat diri
tuk lalui hari-hari

Meski kutau…

Bagimu takkan mungkin lagi ada diriku
Tetap saja kubiarkan engkau

Mendiami seluruh taman asa
Di antara kuntum bunga mawar

yang pernah ada diantara kita
Merekah indah diantara

‘harap dan nyata’

Ada keyakinan yang tak terbeli
Oleh ribuan hari-hari penantian hati
Susuri hidup… walau tertatih seorang diri
Dan kau tetap disana, diami sudut paling sunyi
Dan suci…